detikNews
Senin 12 Agustus 2019, 19:23 WIB

ABG Inggris Masih Hilang di Malaysia, Orangtua Tawarkan Imbalan Rp 169 Juta

Novi Christiastuti - detikNews
ABG Inggris Masih Hilang di Malaysia, Orangtua Tawarkan Imbalan Rp 169 Juta Nora Quoirin (Family Handout/Lucie Blackman Trust/Facebook)
Kuala Lumpur - Orangtua dari remaja Inggris, Nora Quoirin, yang hilang di Malaysia menawarkan imbalan 10 ribu Poundsterling atau sekitar Rp 169,8 juta untuk informasi yang berujung kembalinya putri mereka. Upaya pencarian terus dilakukan di kawasan yang menjadi lokasi hilangnya bocah perempuan penyandang kesulitan belajar ini.

Seperti dilansir CNN, Senin (12/8/2019), Quorin yang berusia 15 tahun ini dinyatakan hilang dari kamarnya di Dusun Resort di Kedah, Malaysia sejak 4 Agustus lalu. Remaja ini sedang ada di Malaysia untuk berlibur bersama keluarganya.

Tim pencari dari otoritas Malaysia telah menyisir kawasan hutan lebat di sekitar Dusun Resort yang terpencil untuk mencari remaja tersebut.

Pekan ini, orangtua Quoirin mengumumkan bahwa imbalan telah disumbangkan oleh sebuah bisnis anonim di Belfast, Irlandia Utara. Imbalan sebesar 10 ribu Poundsterling itu ditawarkan untuk setiap informasi yang berujung pada ditemukannya remaja tersebut.


Pengumuman ini disampaikan saat jumlah sumbangan publik (crowd-funded) untuk keluarga Quoirin melebihi angka 100 ribu Poundsterling (Rp 1,6 miliar). Diketahui bahwa sebuah aksi penggalangan dana dicetuskan oleh bibi dari Quoirin, yang kini mencapai jumlah 91.195 Poundsterling (Rp 1,5 miliar). Sebuah aksi penggalangan dana lainnya dengan mata uang Euro dilaporkan mencapai nyaris 15 ribu Euro (Rp 235 juta).

Orangtua Quoirin menyadari putri mereka hilang setelah mendapati jendela di kamar tempat mereka menginap terbuka pada 4 Agustus lalu. Pihak keluarga meyakini Quoirin diculik. Namun Kepolisian Malaysia tengah menyelidiki kasus ini sebagai kasus orang hilang, dengan dugaan remaja itu pergi sendirian. Kedua orangtua Quoirin meyakini 'tidak ada alasan' bagi putri mereka untuk pergi sendirian.

Anjing pelacak dan helikopter dikerahkan untuk mencari remaja ini. Relawan lokal juga membantu pencarian. Poster-poster dengan wajah Quoirin disebar di sekitar area tersebut.


Quoirin merupakan remaja yang terlahir dengan kondisi holoprosencephaly, suatu gangguan langka yang mempengaruhi perkembangan otak. Kemampuan komunikasi remaja ini terbatas dan dia tidak bisa menulis banyak kata-kata. Keseimbangan Quoirin juga tidak baik dan dia kesulitan menentukan arah.

"Nora ada anak yang sangat spesial. Dia menyenangkan, lucu dan sangat penyayang. Dengan keluarganya, dia sangat perhatian -- keluarga adalah seluruh dunianya dan dia suka bermain games, seperti Cat Bingo, bersama kami," demikian pernyataan orangtua Quoirin, pekan lalu.

"Dia tidak seperti remaja lainnya. Dia tidak mandiri dan tidak bisa pergi ke manapun sendiri. Dia sangat sensitif. Selain dengan keluarganya, Nora sangat pemalu dan bisa merasa sangat gelisah," imbuh pernyataan itu.


(nvc/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com