detikNews
Sabtu 13 Juli 2019, 21:26 WIB

15 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Nepal

Haris Fadhil - detikNews
15 Orang Tewas Akibat Banjir Bandang di Nepal Banjir di Nepal (Foto: STR / AFP)
Kathmandu - Banjir bandang dan tanah longsor terjadi di Nepal. Akibatnya, 15 orang tewas, 12 luka-luka dan 18 orang lainnya hilang.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (13/7/2019), banjir bandang dan longsor ini dipicu hujan yang mengguyur sejak Kamis (11/7). Total ada 30 orang yang tewas sejak hujan turun secara terus menerus tersebut.

Para pejabat mengatakan, Sungai Kosi di Nepal timur, yang mengalir ke negara bagian Bihar, India timur, telah naik di atas batas bahaya. Kosi telah menjadi perhatian serius bagi India dan Nepal sejak bendungannya rusak pada 2008 dan berganti arah, menenggelamkan tanah dan memengaruhi lebih dari dua juta orang di Bihar. Sekitar 500 orang tewas dalam bencana itu.



Tiga puluh dari 56 pintu air di rentetan sepanjang Kosi di perbatasan Indo-Nepal telah dibuka. Tim penyelamat dikerahkan untuk mengevakuasi penduduk desa.

Kantor cuaca mendesak warga untuk tetap waspada. Hujan lebat diperkirakan akan berlanjut hingga akhir pekan.



"Meskipun hujan telah mereda di beberapa daerah, orang harus tetap sangat berhati-hati karena ada kemungkinan hujan lebat hingga Minggu," kata pejabat departemen cuaca Bibhuti Pokharel kepada Reuters.

Hujan monsun tahunan, yang biasanya dimulai pada Juni dan berlanjut hingga September, sebenarnya sangat penting bagi Nepal. Negara berpenduduk 30 juta orang ini dan juga India bergantung pada hujan tahunan untuk pertanian mereka.

Tapi tanah longsor dan banjir sering terjadi. Bencana ini pun menewaskan puluhan orang setiap tahun.

Simak Video "Banjir Bandang dan Tanah Longsor Sapu China, 10 Orang Tewas"
[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com