detikNews
Minggu 09 Juni 2019, 17:17 WIB

Parlemen Sri Lanka Kecam Presiden yang Tolak Investigasi Teror Bom Paskah

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Parlemen Sri Lanka Kecam Presiden yang Tolak Investigasi Teror Bom Paskah Presiden Sri Lanka, Maithripala Sirisena (Foto: Reuters)
Kolombo - Parlemen Sri Lanka memperingatkan Presiden Maithripala Sirisena untuk tidak menghentikan investigasi terhadap penyimpangan keamanan sebelum teror bom bunuh diri Paskah terjadi. Peringatan itu disampaikan setelah sebelumnya Sirisena menolak untuk bekerja sama dengan investigasi parlemen itu.

"Setiap pelayan publik yang dipanggil oleh PSC (Komite Khusus Parlemen) wajib memberikan bukti," kata juru bicara parlemen, Karu Jayasuriya dalam dua halaman surat tanggapan terhadap Sirisena, dilansir dari Reuters, Minggu (9/6/2019).

"Pejabat sepenuhnya menyadari konsekuensi serius jika mereka gagal merespons."



Para pejabat di kantor juru bicara mengatakan, Jayasuriya menegaskan kepada Sirisena bahwa dirinya tidak akan membatalkan investigasi PSC dan akan terus melanjutkan audiensi publik.

Sebelumnya, Sirisena menolak penyelidikan parlemen atas teror bom Paskah. Sirisena pun menegaskan tidak akan bekerja sama dengan penyelidikan parlemen terkait penyimpangan penanganan keamanan nasional itu.

"Saya tidak menerima komite khusus dan saya tidak akan mengirim petugas saya untuk komite khusus," kata Sirisena sebelum menggelar rapat darurat, dilansir dari Reuters, Sabtu (8/6).



Media Sosial Diblokir Guna Meredam Gejolak di Sri Lanka:

[Gambas:Video 20detik]


(mae/zak)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com