DetikNews
Kamis 21 Maret 2019, 18:34 WIB

15 Ribu Warga New Zealand Ikut Aksi Hening untuk Korban Teror Masjid

Novi Christiastuti - detikNews
15 Ribu Warga New Zealand Ikut Aksi Hening untuk Korban Teror Masjid Warga New Zealand ikut aksi hening untuk menghormati korban teror masjid (RNZ/Tim Brown)
Wellington - Sekitar 15 ribu orang mengikuti aksi hening di Dunedin, New Zealand untuk menghormati para korban teror di dua masjid di Christchurch. Dunedin merupakan kota tempat tinggal pelaku teror yang menewaskan 50 orang dalam aksi brutalnya pada Jumat (15/3) lalu.

Seperti dilansir AFP, Kamis (21/3/2019), massa awalnya melakukan aksi berjalan bersama (march) dengan penuh kesunyian di jalanan kota Dunedin. Mereka kemudian berkumpul di sebuah stadion rugby setempat untuk mengikuti acara malam doa bagi para korban.

Pelaku teror yang bernama Brenton Tarrant (28), seorang warga Australia, diketahui tinggal di Dunedin, South Island selama dua tahun terakhir, sebelum melakukan serangan teror di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood, pekan lalu. Dunedin diketahui berjarak 350 kilometer dari Christchurch, lokasi teror.


Dilaporkan media lokal Otago Daily Times bahwa aksi march dimulai di Universitas Otago yang berjarak 20 menit jika ditempuh berjalan kaki, dari Forsyth Barr Stadium.

Massa kemudian bergabung dengan ribuan orang lainnya yang telah menunggu di Forsyth Barr Stadium. Sejumlah seremoni akan digelar di stadion itu, termasuk pembacaan doa-doa Maori dan doa-doa muslim.

Media lokal New Zealand lainnya, New Zealand Herald, melaporkan jumlah orang yang ikut serta dalam aksi ini mencapai 15 ribu orang.


Wali Kota Dunedin, Dave Cull, menyerukan kepada warga-warga New Zealand untuk bersama-sama mendukung orang-orang yang kehilangan keluarga tercinta karena tragedi di Christchurch.

"Kita perlu menyelidiki apa yang dibutuhkan untuk perubahan agar hal seperti ini tidak terjadi lagi," sebut Cull seperti dilansir Otago Daily Times.

"Untuk saudara-saudara muslim saya... Anda semua menjadi bagian berharga bagi kami dan kami merangkul Anda," imbuhnya.


Perdana Menteri (PM) Jacinda Ardern sebelumnya mengumumkan bahwa renungan untuk mengenang para korban teror akan digelar secara nasional pada Jumat (22/3) besok. Disebutkan PM Ardern bahwa panggilan azan akan disiarkan pukul 13.30 waktu setempat, diikuti dengan mengheningkan cipta selama dua menit pada pukul 13.32 waktu setempat. Renungan nasional ini akan digelar di kawasan Taman Hagley yang berlokasi di seberang Masjid Al Noor di Deans Ave, Christchurch.

Baik panggilan azan maupun momen mengheningkan cipta akan disiarkan secara langsung oleh TVNZ1 dan 1Newsnow.co.nz. Siaran dimulai pukul 13.25 waktu setempat. Setiap warga New Zealand didorong untuk ikut bergabung saat momen mengheningkan cipta di mana saja mereka berada.


(nvc/rna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed