detikNews
Senin 18 Maret 2019, 07:22 WIB

Kecaman Hingga Telur untuk Senator Australia yang Salahkan Muslim

Tim detikcom - detikNews
Kecaman Hingga Telur untuk Senator Australia yang Salahkan Muslim Fraser Anning (Foto: Screenshot/ABC News)
Jakarta - Senator Australia Fraser Anning menyalahkan imigran Muslim atas teror di Christchurch, New Zealand (Selandia Baru). Teror tersebut menewaskan sebanyak 50 orang.

Anning yang dikenal kontroversial menyebut penembakan massal yang dilakukan Brenton Tarrant dan sejumlah pelaku lain itu menyoroti meningkatnya ketakutan atas bertambahnya keberadaan Muslim.

Anning yang mewakili negara bagian Queensland di Senat Australia itu, berkomentar lewat serangkaian cuitan di Twitter.

"Penyebab pertumpahan darah sesungguhnya di jalanan Selandia Baru hari ini adalah program imigrasi yang memungkinkan kaum Muslim fanatik untuk bermigrasi ke Selandia Baru," tulis Anning dalam salah satu cuitannya seperti dilansir dari The Telegraph, Jumat (15/3).


"Penembakan hari ini di Christchurch menyoroti ketakutan yang berkembang dalam komunitas kita baik di Australia maupun Selandia baru atas meningkatnya keberadaan Muslim," tulisnya dalam cuitan lain.

Perdana Menteri (PM) New Zealand (Selandia Baru), Jacinda Ardern, mengecam pernyataan Anning tersebut. Menurut Ardern, komentar tersebut memalukan.

"Memalukan," kata Ardern singkat, menjawab pertanyaan salah satu wartawan yang meminta pendapatnya terkait statemen Anning.

Pernyataan Anning juga memicu aksi nekat seorang remaja berusia 17 tahun bernama Will Connolly. Connolly mengepruk kepala Anning yang sedang diwawancara media dengan menggunakan telur hingga telur tersebut pecah berantakan ke pakaian Anning.


Seperti dilansir ABC News dan The New Zealand Herald, Sabtu (16/3), Anning dikepruk dengan telur saat sesi wawancara dalam sebuah acara politik di Moorabbin, Melbourne bagian tenggara, Sabtu (16/3) waktu setempat. Anning hadir sebagai pembicara dalam acara tersebut.

Dikutip dari website Parlemen Australia, Fraser Anning merupakan pria kelahiran 14 Oktober 1949 di Brisbane, Australia. Dia senator dari Negara Bagian Queensland yang dilantik pada November 2017 lalu.

Anning menjadi independen setelah didepak dari Katter's Australian Party (KAP) pada Oktober 2018.

Sementara itu petisi untuk mencopot Anning, senator Australia yang menyebut Imigram Muslim penyebab teror di New Zealand, dibuat di change.org. Hingga saat ini hampir satu juta orang menandatangani petisi berjudul 'Remove Fraser Anning from parliament' itu.


Dilihat detikcom di halaman Change.org, Minggu (17/3), pembuat petisi tersebut atas nama akun Kate Ahmad. Hingga pukul 12.20 WIB, sudah 855.000 orang menandatangani petisi tersebut.

"Kami menyerukan kepada pemerintah Australia untuk membantu menuntut pengunduran diri dari pria yang menyalahkan korban atas kematian mereka yang kejam, dan menggunakan referensi untuk genosida untuk melanjutkan agendanya yang penuh kebencian. Tidak ada tempat di pemerintah Australia untuk Neo-Nazi. Tidak ada tempat untuk fanatisme. Tidak ada tempat untuk ujaran kebencian," tulis Kate Ahmad di petisi tersebut.


Saksikan juga video 'Salahkan Muslim di Teror New Zealand, Senator Australia Diceploki Telor':

[Gambas:Video 20detik]


(rna/mae)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed