DetikNews
Rabu 07 November 2018, 12:33 WIB

Lion Air PK-LQP Jatuh, Boeing Siapkan Peringatan Soal Software 737 MAX

Rina Atriana - detikNews
Lion Air PK-LQP Jatuh, Boeing Siapkan Peringatan Soal Software 737 MAX Lion Air JT 610 PK-LQP (Dok. Lion Air)
Jakarta - Peristiwa jatuhnya Lion Air PK-LQP dengan jenis pesawat Boeing 737 Max 8 di perairan Karawang, Jawa Barat, rupanya menjadi perhatian tersendiri untuk Boeing. Boeing berencana merilis terkait peringatan keselamatan kepada para pilot.

Mengutip dari The Wall Street Journal, Rabu (7/11/2018), seorang sumber dan ahli yang tak disebutkan namanya menyebut Boeing bersama regulator penerbangan AS (FAA) akan merilis dua peringatan penerbangan mengenai kemungkinan adanya kebingungan pilot terhadap perangkat lunak (software) kontrol penerbangan.


Bisa saja kesalahan pengoperasian atau pembacaan software menyebabkan pesawat tersebut menurun dengan tajam. Namun, rencana ini disebutkan masih belum fix.

Masih menurut sumber tersebut, rencana penerbitan peringatan ini menyusul adanya indikasi kemungkinan kesalahan interpretasi software oleh pilot dan menyebabkan pesawat Boeing 737 Max 8 jatuh. Terutama terkait fungsi software yang mengatur seberapa tinggi dan rendah hidung pesawat.

Data yang tidak benar mengenai arah pesawat memungkinkan adanya peringatan otomatis. Namun bisa saja peringatan ini menyebabkan pilot salah interpretasi dan mengambil tindakan tidak tepat, khususnya ketika mereka terbang manual.


Terkait kecelakaan Lion Air JT 610, salah seorang yang 'akrab' dengan masalah ini, menyebut tujuan utama dari peringatan keselamatan tersebut adalah agar para pilot mengikuti prosedur standar yang ada. Sehingga diharapkan tak ada lagi kesalahpahaman atau reaksi tidak tepat pilot terhadap apa yang muncul di kokpit saat mereka menerbangkan pesawat secara manual.

The Wall Street Journal menuliskan, kru Lion Air JT 610 diduga kembali ke penerbangan manual setelah sebelumnya mengalami indikasi kecepatan yang tidak sesuai. Berdasarkan data awal penyelidikan, indikasi ketinggian tidak tepat itu muncul setelah beberapa menit terbang dari Jakarta dengan cuaca yang baik. Diduga pesawat bermesin ganda itu menukik ke air dengan kecepatan tinggi tak lama setelah melapor ke ATC.


Simak Juga 'Tim Berhasil Bawa Turbin Lion Air PK-LQP ke Tanjung Priok':

[Gambas:Video 20detik]



(rna/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed