DetikNews
Kamis 11 Oktober 2018, 12:48 WIB

Mesir Tangkap Putra Eks Presiden Morsi karena Sebarkan Berita Palsu

Rita Uli Hutapea - detikNews
Mesir Tangkap Putra Eks Presiden Morsi karena Sebarkan Berita Palsu Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Kairo - Otoritas Mesir telah menangkap putra bungsu mantan Presiden Mesir Mohamed Morsi untuk ditanyai atas tuduhan menyebarkan berita palsu. Dia kemudian dibebaskan dengan jaminan.

Dua sumber keamanan Mesir mengatakan seperti dilansir kantor berita Reuters, Kamis (11/10/2018), Abdullah Morsi ditangkap untuk ditanya atas tuduhan "menyebarkan berita palsu" terkait wawancaranya dengan kantor berita Associated Press pekan lalu mengenai penahanan ayahnya.

Dalam wawancara itu, pria berumur 23 tahun itu mengatakan bahwa kondisi kesehatan ayahnya telah memburuk dikarenakan kondisi penjara. Dia juga mengatakan, keluarganya jarang diizinkan menjenguk sang ayah di penjara.


Mantan presiden Mohamed Morsi telah mendekam di penjara sejak dirinya digulingkan oleh militer Mesir pada tahun 2013, menyusul aksi protes besar-besaran untuk menentang kepemimpinannya.

Sumber kehakiman Mesir mengatakan, Abdullah kemudian dibebaskan dengan jaminan 5 ribu pound Mesir (US$ 280).

Beberapa jam sebelumnya, saudara laki-laki Abdullah, Ahmed mengatakan, polisi tiba di rumah keluarga mereka di Kairo pada Rabu (10/10) pukul 07.00 waktu setempat saat mereka masih tidur. Polisi, ujar Ahmed, menodongkan senjata api ke sopir dan tukang kebun sementara tiga polisi lainnya membangunkan Abdullah.



Tahun lalu, pengadilan banding memerintahkan Mohamed Morsi dipenjara 25 tahun atas tuduhan menjadi mata-mata untuk Qatar. Dia juga telah menjalani masa hukuman 20 tahun penjara setelah dinyatakan bersalah atas pembunuhan para demonstran saat aksi demo pada tahun 2012.

Abdullah, anak bungsu dari lima anak Morsi, pernah dipenjara satu tahun setelah ditangkap pada tahun 2014 atas dakwaan kepemilikan narkoba. Setelah tergulingnya Morsi, panglima militer saat itu yang kini menjadi Presiden Mesir, Abdel Fattah al-Sisi melancarkan operasi penangkapan terhadap kelompok Ikhwanul Muslimin yang menaungi Morsi.



Saksikan juga video 'Mesir Vonis Mati Massal 75 Orang':

[Gambas:Video 20detik]


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed