DetikNews
Rabu 26 September 2018, 13:24 WIB

Ditertawakan Saat Pidato di PBB, Trump Diolok-olok Publik AS

Novi Christiastuti - detikNews
Ditertawakan Saat Pidato di PBB, Trump Diolok-olok Publik AS Donald Trump saat pidato di Sidang Majelis Umum PBB (Rina Atriana/detikcom)
New York - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menjadi bahan olokan rakyatnya sendiri setelah ditertawakan saat berpidato di hadapan Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB). Olokan untuk Trump banyak dilontarkan via media sosial.

Momen Trump ditertawakan itu terjadi saat dia berpidato di hadapan Sidang Majelis Umum PBB pada Selasa (25/9) waktu setempat. Dalam pidatonya, Trump menggembar-gemborkan pencapaian pemerintahan AS sejak dia menjabat awal tahun 2017 lalu. Dia bahkan mengklaim pencapaian pemerintahannya melebihi pencapaian setiap pemerintahan yang pernah ada dalam sejarah AS.

"Dalam waktu kurang dari dua tahun, pemerintahan saya telah mencapai lebih banyak hal dibandingkan nyaris setiap pemerintahan dalam sejarah negara kami," klaim Trump dengan percaya diri, yang menuai kegaduhan dan tawa di aula Sidang Majelis Umum PBB di New York.


Seperti dilansir The Washington Post, Rabu (26/9/2018), olok-olokan untuk Trump tidak hanya muncul dari publik AS pengguna media sosial tapi juga datang dari mantan pejabat AS dan publik figur setempat.

"Di satu sisi, Anda merasa, 'Ya Tuhan, betapa buruknya saat Presiden Amerika ditertawakan di panggung dunia'," sebut Julie Smith yang pernah menjabat sebagai wakil penasihat keamanan nasional untuk mantan Wakil Presiden AS Joe Biden.

"Tapi di sisi lain, Anda merasa senang karena Trump akhirnya keluar dari gelembung kampanye politik yang terus memberikan kesan kepadanya bahwa semua orang setuju dengan klaim-klaim palsu yang disampaikannya," imbuh Smith.

"Ada momen saat saya berpikir: 'Ini baik karena presiden terekspose pada bagaimana cara dunia memandang dirinya'," sebutnya.


Kritikan lain datang dari bekas penasihat top mantan Presiden AS Barack Obama, Ben Rhodes. Semasa Obama menjabat, Rhodes banyak membantu menyusun pidato-pidato Obama dalam forum PBB. "Presiden-presiden Amerika terbiasa menetapkan agenda global di UNGA (Sidang Majelis Umum PBB). Sekarang Trump ditertawakan," sebut Rhodes dalam pernyataan via Twitter.


"Dunia menertawakan @realDonaldTrump," tulis komedian AS, Wanda Sykes, dalam postingan Twitternya sembari me-mention akun Trump.


"Jangan khawatir, Tuan Presiden, mereka tidak menertawakan Anda. Mereka saling tertawa satu sama lain kepada Anda," ucap host talk show ternama AS, Stephen Colbert, menyindir Trump.


Sindiran juga datang dari Senator Demokrat, Tim Kaine, yang pernah menjadi cawapres AS yang mendampingi Hillary Clinton tahun 2016 lalu. Kaine me-retweet kicauan lama Trump dari tahun 2014 yang pernah menyebut Obama sebagai 'bahan tertawaan seluruh dunia'.

"Saya setuju," tulis Kaine dalam kicauannya, merujuk pada postingan Trump yang menyebut 'AS perlu presiden yang tidak menjadi bahan tertawaan seluruh dunia'.




Sementara itu, pengamat dari Brookings Institution, Thomas Wright, menilai momen itu setidaknya telah 'menyakiti' Trump. Hal itu terlepas meskipun Trump mengklaim dirinya sengaja melontarkan kata-kata itu demi 'memancing tawa'.

"Itu pasti menyakitinya (Trump-red). Momen itu terekam kamera dan spontan. Itu terjadi di salah satu panggung terbesar di dunia," sebut Wright.


Simak Juga 'Trump Puji Kim Jong Un, Tapi Sanksi Buat Korut Tetap Jalan':

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed