DetikNews
Rabu 12 September 2018, 17:47 WIB

Dikritik Presiden, SriLankan Airlines Tarik Stok Kacang Mete

Novi Christiastuti - detikNews
Dikritik Presiden, SriLankan Airlines Tarik Stok Kacang Mete Ilustrasi (srilankan.com)
Kolombo - Maskapai nasional Sri Lanka, SriLankan Airlines, tidak akan lagi menyajikan kacang mete usai insiden yang melibatkan Presiden Maithripala Sirisena. Seluruh stok kacang mete ditarik dari pesawat-pesawat maskapai nasional Sri Lanka itu.

Seperti dilansir AFP dan economynext.com, Rabu (12/9/2018), juru bicara SriLankan Airlines menyatakan pihaknya telah menarik seluruh stok kacang mete, yang memang hanya disajikan di kelas bisnis.

Tidak hanya itu, maskapai SriLankan Airlines juga mengganti penyuplai kacang mete yang berbasis di Dubai, Uni Emirat Arab.


Sumber pejabat dari maskapai Sri Lanka itu mengatakan, kacang mete yang dikritik oleh Presiden Sirisena itu dibeli dari supplier di Dubai yang menyediakan kacang mete asal India, karena penyedia di Sri Lanka tidak bisa memenuhi permintaan.

"Ada masalah dengan satu paket kacang mete dan instruksi dikeluarkan untuk tidak lagi menyajikannya," ujar sumber pejabat maskapai SriLankan Airlines itu. "Untuk beberapa alasan, kacang yang tidak baik telah disajikan," imbuhnya.

Pihak maskapai menyerukan agar kacang-kacang segar disajikan di dalam pesawat, untuk menggantikan stok kacang mete yang telah ditarik dan diturunkan dari seluruh pesawat SriLankan Airlines.


Kritikan keras Presiden Sirisena disampaikan saat dia berkunjung ke Sri Lanka bagian selatan dan berbincang dengan para petani di sana. Insiden kacang mete yang membuat Presiden Sirisena naik pitam itu terjadi saat dirinya terbang dengan SriLankan Airlines ke ibu kota Kolombo.

"Sekembalinya dari Kathmandu (Nepal), saya disajikan sejumlah kacang mete di dalam penerbangan SriLankan (Airlines), tapi rasanya sangat buruk bahkan seekor anjing saja tidak akan memakannya," ucap Presiden Sirisena pada Senin (10/9) waktu setempat.

"Saya ingin tahu siapa yang menyetujui pembelian kacang-kacang ini, yang tidak bisa dimakan oleh manusia," imbuhnya.

Tidak diketahui pasti apakah Presiden Sirirena menyampaikan kritikan keras itu secara langsung kepada awak kabin SriLankan Airlines.



Tonton juga 'Lima Warga Sri Lanka Tewas Akibat Hujan Lebat':

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed