DetikNews
Senin 20 Agustus 2018, 14:56 WIB

4 Atlet Jepang Dipulangkan Usai Sewa PSK, Lokasi Disebut di Blok M

Rita Uli Hutapea - detikNews
4 Atlet Jepang Dipulangkan Usai Sewa PSK, Lokasi Disebut di Blok M Foto: desain grafis
FOKUS BERITA: Skandal Atlet Jepang
Jakarta - Empat atlet basket Jepang telah dipulangkan dari Asian Games setelah menggunakan jasa PSK di sebuah hotel di Jakarta. Kepala delegasi Jepang, Yasuhiro Yamashita menyebutkan, hotel tersebut berada di kawasan Blok M.

Yamashita mengatakan, empat pemain basket: Yuya Nagayoshi (27), Takuya Hashimoto (23), Takuma Sato (23) dan Keita Imamura (22) tersebut telah pulang ke Jepang pagi tadi.

Dalam konferensi pers di Jakarta hari ini, Yamashita mengatakan, keempat atlet Jepang itu meninggalkan kampung atlet pada Kamis (16/8) setelah pukul 22.00 WIB untuk makan malam di sebuah restoran dan kemudian mereka "membayar jasa PSK."




Dijelaskan Yamashita seperti dilansir media Kyodo News, Senin (20/8/2018), usai kemenangan tim basket Jepang melawan Qatar pada Kamis (16/8) tersebut, keempat atlet pergi ke sebuah restoran Jepang di kawasan Blok M.

Yamashita mengatakan, di resto tersebut, mereka bertemu seorang warga lokal berbahasa Jepang, yang memberitahukan mengenai sebuah bar tempat mereka bisa bertemu dengan para PSK. Yamashita mengatakan, keempat atlet yang masih mengenakan seragam tim tersebut, berada di bar selama dua jam sebelum menuju sebuah hotel, dekat bar tersebut bersama empat pekerja seks. Mereka menginap di hotel itu hingga Jumat (17/8) pagi.




"Tindakan ini melanggar kode etik tim nasional ... dan itu mengkhianati harapan warga Jepang," tutur Yamashita seperti dikutip Kyodo News. "Sebagai kepala delegasi, itu sangat disesalkan dan saya sangat meminta maaf dari lubuk hati saya," tuturnya.

"Kami memiliki kode disiplin khusus, ini jelas melanggar kode etik bagi delegasi Jepang. Para atlet harus menjadi teladan bagi masyarakat, tidak hanya di tempat olahraga tetapi juga pada kesempatan lain," tegas Yamashita.

Yamashita mengatakan, kontingen Jepang memandang isu disiplin dalam tim dengan sangat serius. "Sehari setelah kedatangan kami di sini, Chef de Mission dan pejabat-pejabat tinggi lainnya mengatakan pada para atlet bahwa mereka harus menjadi teladan di Jakarta," tutur Yamashita.




"Ini mengecewakan karena setelah instruksi dan dorongan itu, masalah seperti ini terjadi, saya sangat meminta maaf kepada orang-orang Jepang sebagai kepala delegasi," imbuhnya.

"Para pemain itu terbang pulang dengan biaya mereka sendiri," imbuh Yamashita. "Delapan pemain sisanya, official dan pelatih akan tetap di sini untuk terus bermain hingga akhir kompetisi," katanya.


(ita/ita)
FOKUS BERITA: Skandal Atlet Jepang
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed