detikNews
Selasa 24 Juli 2018, 18:57 WIB

Polisi India Gali Rumah Penampungan, Cari Jasad Korban Pemerkosaan

Novi Christiastuti - detikNews
Polisi India Gali Rumah Penampungan, Cari Jasad Korban Pemerkosaan Ilustrasi
New Delhi - Kepolisian India terpaksa melakukan penggalian di rumah penampungan anak-anak miskin di tengah dugaan pemerkosaan dan pembunuhan. Lebih dari 40 orang dilaporkan dicabuli dan satu orang tewas dibunuh di lokasi tersebut.

Seperti dilansir AFP, Selasa (24/7/2018), penggalian dilakukan untuk mencari jenazah korban yang dibunuh. Kepolisian setempat telah mendapatkan perintah resmi dari pengadilan untuk melakukan penggalian di area penampungan anak-anak miskin itu.

Perintah resmi itu dirilis usai salah satu korban pencabulan mengakui dirinya pernah melihat seorang staf memukuli seseorang hingga tewas. Rumah penampungan yang ada di kota Muzaffarpur, Bihar itu dikelola oleh negara dan banyak menampung anak-anak perempuan dari keluarga miskin.

"Kami menggeledah tempat itu untuk mencari lokasi jenazahnya," ucap Inspektur Jenderal Polisi Sunil Kumar kepada AFP.


Kumar menuturkan bahwa pakar forensik dan pihak kepolisian mengawasi penggalian yang dilakukan dengan mesin penggali atau ekskavator pada titik yang diidentifikasi oleh saksi mata.

Kasus ini mencuat pada Mei lalu, setelah institut sosial yang berkantor Mumbai merilis laporan detail soal praktik penganiayaan dan ekploitasi di rumah penampungan itu. Laporan itu mengutip sejumlah wawancara dengan para korban. Para korban menceritakan perlakuan mengerikan yang mereka dapatkan dari para staf dan pengasuh di rumah penampungan.

Pemeriksaan medis terhadap para korban mengonfirmasi telah terjadi pemerkosaan terhadap 29 orang yang berusia 7-17 tahun. Laporan untuk korban lainnya masih belum selesai.

Beberapa korban mengaku dipaksa tidur dalam keadaan telanjang dengan kepala rumah penampungan itu. Beberapa juga mengakui ada staf wanita yang memaksa mereka tidur telanjang bersamanya. Para korban mengaku disiksa dan dianiaya selama berbulan-bulan di rumah penampungan itu.


Sedikitnya 10 orang, termasuk staf wanita dan pejabat Dinas Kesejahteraan Anak distrik setempat, telah ditangkap kepolisian setempat.

Terungkapnya kasus ini memicu kemarahan warga dan muncul seruan untuk penegakan keamanan di rumah-rumah penampungan serupa.

Praktik penganiayaan fisik dan seksual pada rumah-rumah penampungan yang dikelola pemerintah bukan yang tidak biasa di India. Tahun lalu, Kepolisian New Delhi mendakwa sejumlah pejabat yang menyuntikkan hormon oxytocin pada 10 anak perempuan dan mencabuli mereka.



Tonton juga video: '11 Anggota Keluarga Mati Misterius di India'

[Gambas:Video 20detik]




(nvc/nkn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed