DetikNews
Rabu 18 Juli 2018, 16:51 WIB

Cium Bibir Putrinya, Pria Turki Divonis Penjara 15 Tahun

Novi Christiastuti - detikNews
Cium Bibir Putrinya, Pria Turki Divonis Penjara 15 Tahun Ilustrasi (AFP Photo/Joshua Lott)
Ankara - Seorang pria di Turki diadili karena mencium bibir putrinya. Pengadilan Turki akhirnya menjatuhkan vonis 15 tahun penjara terhadap pria ini.

Seperti dilansir media lokal, Hurriyet Daily News, Rabu (18/7/2018), pria ini ditangkap setelah dilaporkan oleh mantan istrinya atau ibunda dari putrinya tersebut. Pria ini diketahui telah bercerai dengan istrinya pada Desember 2017 lalu.

Hak asuh untuk dua anak mereka, yang dua-duanya berjenis kelamin perempuan, jatuh ke tangan sang ibu. Identitas pria ini dan mantan istrinya tidak diungkap ke publik.

Insiden ini berawal saat salah satu putri mereka yang berusia 11 tahun meminta bantuan ayahnya untuk mengerjakan pekerjaan rumah (PR). Pada 9 Maret lalu, sang anak menelepon ayahnya dan memintanya datang ke rumah. Panggilan telepon ini dilakukan setelah mendapat izin dari sang ibu.


Setelah sang ayah pulang, sang anak memberi tahu ibundanya bahwa dia dicium ayahnya di bibir. Pengakuan ini membuat sang ibunda melaporkan mantan suaminya ke polisi atas dakwaan pidana.

"Saya menelepon ayah saya untuk datang ke rumah kami. Dia mencium saya di bibir dan saya merasa buruk. Dia juga mencium saya di bibir saat saya tidur bersamanya di rumah tante saya. Itu bukan ciuman yang lama. Ketika saya menanggapinya dengan marah, dia memberi tahu saya bahwa saya anaknya," ucap anak perempuan itu kepada polisi.

Lebih lanjut, sang anak meyakini ayahnya tidak punya niat buruk terhadapnya. Dia juga menyebut pelukan ayahnya sama seperti pelukan yang didapatnya dari sang ibu.

Dalam keterangan di pengadilan Ankara, sang ayah menegaskan tidak melakukan tindakan menyimpang terhadap putrinya. Dia malah berargumen bahwa laporan yang diajukan mantan istrinya merupakan 'upaya balas dendam' terhadapnya. Diketahui bahwa saat menggugat cerai, sang mantan istri menuding pria itu berselingkuh dengan wanita lain.


Dalam kasus ini, jaksa penuntut meminta dakwaan digugurkan karena tidak ada bukti kuat dalam kasus ini. Namun pengadilan malah menjatuhkan vonis 15 tahun penjara dalam persidangan yang digelar pada 11 Juli lalu. Pengadilan menekankan testimoni sang ibu dan anaknya merupakan bukti yang cukup kuat.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed