DetikNews
Kamis 14 Juni 2018, 09:30 WIB

Pria AS Ditangkap Usai Kirim 4.000 SMS dan Bobol Medsos Mantan

Rina Atriana, Rina Atriana - detikNews
Pria AS Ditangkap Usai Kirim 4.000 SMS dan Bobol Medsos Mantan Pria AS pelaku stalking mantan pacar di Southern California (Foto: Dok. Departemen Kepolisian Thousand Oaks)
California - Seorang pria di Southern California, Amerika Serikat, ditangkap atas dugaan melakukan tindakan tak sesuai hukum terhadap mantan kekasihnya. Seperti apa kasusnya?

Dikutip dari ABC News, Kamis (14/6/2018), Kepolisian Departemen Thousand Oaks menyebut pria bernama Raul Plancarte-Hernandez (33) itu diduga telah mengintai, mengirim 4.000 sms, hingga membobol sosial media mantannya.


Plancarte-Hernandez berpacaran secara singkat dengan wanita itu pada 2016 lalu. Setelah putus, Plancarte-Hernandez mulai meneror pacarnya dengan rentetan telepon dan pesan singkat sepanjang hari.

Pelaku menelepon pacarnya hingga 300 kali dan mengirimnya pesan sampai 4.000 kali sepanjang 1,5 tahun ke belakang. Dia juga membobol sosial media, Pay-Pal, iCloud, dan akun telepon mantannya.

"Korban, dalam upaya untuk menghentikan aksi Plancarte-Hernandez, mengubah nomor ponselnya, alamat email, ID Apple dan semua alat elektronik sebagai identifikasi dirinya," kata Polisi.

"(Namun) Plancarte-Hernandez tetap masih bisa menghubunginya melalui telepon seluler dan email," tambah polisi.


Bahkan mantannya tersebut memutuskan pindah dari Moorpark, California, ke Thousand Oaks terdekat untuk mencoba menghindarinya. Hanya saja, lagi-lagi Plancarte-Hernandez menemukannya.

"Plancarte-Hernandez mengirim pesan-pesan teks mengancam kepada korban yang di dalamnya disertai kegiatan-kegiatan terkini dalam kehidupan para korban yang mungkin hanya diketahui oleh Plancarte-Hernandez jika dia berada di dekatnya dan mengawasi korban," menurut polisi.

Pada 7 Juni, polisi menemukan Plancarte-Hernandez duduk di sebuah mobil yang diparkir di depan rumah korban. Serta pada 12 Juni, Plancarte-Hernandez didakwa di Pengadilan Tinggi Ventura County atas tuduhan mengintai.
(rna/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed