DetikNews
Jumat 20 April 2018, 03:02 WIB

Beringin 700 Tahun Ini Terpaksa Diinfus untuk Tangkal Rayap

Aditya Mardiastuti - detikNews
Beringin 700 Tahun Ini Terpaksa Diinfus untuk Tangkal Rayap Penampakan pohon beringin yang diinfus pestisida cair (Foto: dok. BBC)
New Delhi - Sebatang pohon beringin berusia 700 tahun di Telengana wilayah India selatan terpaksa 'diinfus' dengan pestisida cair. Sebabnya pohon beringin itu terkena serangan rayap.

Dilansir BBC, Jumat (20/4/2018), pohon itu merupakan pohon beringin terbesar kedua di dunia. Pohon itu berdiri di lahan seluas 3 hektar.

Pihak terkait mencoba menyelamatkan pohon yang menjadi daya tarik bagi turis dari gangguan rayap. Pipa-pipa juga diikatkan di akar pohon untuk mencegah infeksi lebih lanjut.

"Kami telah mengambil sejumlah langkah seperti melapisi dahan-dahan dengan semen untuk mencegahnya patah," kata pejabat pemerintah Panduranga Rao.

Beringin 700 Tahun Ini Terpaksa 'Diinfus' untuk Tangkal RayapPenampakan pohon beringin yang diinfus pestisida cair (Foto: dok. BBC)

Rao mengatakan pihaknya juga menyediakan pupuk dan pupuk kandang untuk pohon beringin tersebut.

"Kami berpikir insektisida cair yang diberikan tetes demi tetes seperti infus mungkin akan membantu," ujar pejabat lainnya kepada media lokal. Pihak otoritas mulai menyadari dahan-dahan pohon tersebut mulai patah sejak Desember akhir tahun lalu, yang membuat mereka membatasi wilayah tersebut bagi wisatawan.


Petugas kehutanan mengatakan bahwa pohon itu dipenuhi rayap. Banyak wisatawan yang menggunakan dahan pohon sebagai ayunan sehingga membuatnya bengkok, imbuh mereka.

Pohon beringin India ini dikenal memiliki cabang yang luas dan akar yang kuat. Mereka mampu tumbuh besar dengan dahan-dahan yang rendah sehingga memberi sokongan tambahan bagi pohon tersebut.
(ams/knv)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed