DetikNews
Selasa 17 April 2018, 04:32 WIB

Kebakaran di Trump Tower karena Korsleting

Jabbar Ramdhani - detikNews
Kebakaran di Trump Tower karena Korsleting Foto: Pintu-pintu di gedung ini rusak setelah dilalap si jago merah. Reuters menyebut bagian yang terbakar ini adalah bagian apartemen dari Trump Tower, Manhattan, Kota New York, New York, AS, 7 April 2018. (REUTERS/Amr Alfiky)
New York - Kebakaran di Trump Tower yang menewaskan satu orang awal bulan ini disebabkan masalah kelistrikan atau korsleting. Hal ini seperti yang dikatakan pejabat pemadam kebakaran New York City (FDNY).

Dilansir ABC News, keempat alarm terbakar karena power strip yang dihubungkan bersama-sama. FDNY lewat akun Twitternya mengatakan power strip tersebut digunakan dalam banyak komponen.


"Tidak ada alarm asap di departemen tempat api menyala," cuit FDNY, Selasa (17/4/2018).


Sebagaimana diketahui, Trump Tower terbakar pada Sabtu (7/4) pada pukul 18.00 waktu setempat. Api muncul di lantai 50 Tower Trump.

Kebakaran itu menewaskan seorang kakek bernama Todd Brassner (67) dan mengakibatkan enam petugas damkar luka-luka.


Penanganan kebakaran di Trump Tower pada awal bulan laluPenanganan kebakaran di Trump Tower pada awal bulan lalu (Foto: Dok. REUTERS/Andrew Kelly)

Tower yang berlokasi di Fifth Avenue, Manhattan, itu merupakan penthouse tempat Donald Trump ketika tinggal di New York. Tidak ada keluarga Trump yang tinggal di tower tersebut ketika kebakaran terjadi.

Brassner ditemukan tak sadarkan diri dan tidak merespons ketika petugas pemadam kebakaran menariknya keluar, kata polisi New York. Dia meninggal di Rumah Sakit Mount Sinai Roosevelt.


Brassner adalah teman dari seniman Andy Warhol dan disebutkan beberapa kali dalam otobiografi legendaris New York tahun 1989 "The Andy Warhol Diaries". Apartemen milik Brassner ditaksir bernilai USD 2,5 juta, menurut data pada 2015. Brassner diketahui memiliki sejumlah koleksi seni, termasuk lukisan potret dirinya karya Andy Warhol, juga ratusan gitar dan ukulele.

Kebakaran di apartemen Trump Tower itu terjadi tiga bulan setelah insiden kebakaran kecil di bagian pendingin atap gedung. Demikian menurut WCBS TV yang berafiliasi dengan CNN. Saat itu dua orang terluka akibat kebakaran, yang menurut para pejabat mungkin disebabkan oleh panasnya listrik di dalam tower pendingin.
(jbr/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed