detikNews
Senin 26 Maret 2018, 10:17 WIB

Bintang Porno Selingkuhan Trump Diancam Saat Gendong Bayinya

Novi Christiastuti - detikNews
Bintang Porno Selingkuhan Trump Diancam Saat Gendong Bayinya Bintang porno selingkuhan Trump, Stormy Daniels (REUTERS/Eduardo Munoz)
Washington DC - Stormy Daniels, bintang porno yang mengaku pernah menjadi selingkuhan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, menyebut dirinya diancam agar tetap bungkam soal kisahnya dengan Trump. Daniels diancam di sebuah area parkir saat menggendong bayinya.

Seperti dilansir CNN, Senin (26/3/2018), Stormy Daniels yang memiliki nama asli Stephanie Clifford ini, mengungkapkan hal itu saat diwawancarai wartawan CNN, Anderson Cooper, dalam program CBS '60 Minutes'. Cooper juga menjadi kontributor khusus untuk program '60 Minutes'. Wawancara dengan program '60 Minutes' ini menjadi wawancara paling rinci yang pernah dilakukan Daniels.

Dalam wawancara ini, Daniels mengungkapkan momen saat dirinya diancam oleh seseorang di Las Vegas tahun 2011 lalu. Ancaman itu muncul pada Mei 2011 setelah Daniels sepakat untuk menjual kisah affair-nya dengan Trump ke sebuah majalah dengan harga US$ 15 ribu.


Majalah yang dimaksud tidak disebut dalam wawancara ini. Namun dua mantan karyawan majalah itu menuturkan kepada program '60 Minutes' bahwa kesepakatan untuk mempublikasikan kisah Daniels dicabut setelah pengacara Trump, Michael Cohen, mengancam akan menggugat secara hukum. Daniels sendiri tidak pernah menerima uang hasil kesepakatan dengan majalah itu.

Daniels mengatakan, ancaman itu terjadi saat dirinya sedang berada di area parkir untuk mengikuti kelas fitness. Saat itu, Daniels sedang mengeluarkan car seat dan tas berisi popok bayi perempuannya.

"Seorang pria mendatangi saya dan berkata, 'Jangan ganggu Trump. Lupakan kisah itu.' Dan kemudian dia memiringkan badan dan melihat ke putri saya dan berkata, 'Anak perempuan yang cantik. Akan memalukan jika sesuatu terjadi pada ibunya.' Dan kemudian dia pergi," ucapnya.


Identitas pria yang mengancam Daniels itu tidak disebut lebih lanjut. Saat ditanya apakah dirinya menganggap intimidasi itu sebagai ancaman langsung, Daniels menjawab: "Tentu saja."

"Saya gemetar. Saya ingat saya ikut kelas kebugaran (setelah diancam). Dan tangan saya bergetar hebat, saya takut jika saya akan menjatuhkannya (bayinya-red)," ujar Daniels dalam wawancara ini.

Daniels tidak menunjukkan bukti konkret soal ancaman yang diterimanya itu. Dia hanya mengatakan bahwa dia tidak pernah lagi bertemu pria yang mengancamnya itu. "Jika saya menemuinya, saya akan tahu. 100 persen. Bahkan sekarang, setelah bertahun-tahun. Jika dia berjalan masuk lewat pintu itu sekarang, saya langsung tahu," imbuhnya.


Dia mengungkapkan momen saat dirinya berhubungan intim dengan Trump dan bagaimana Trump membandingkannya dengan putrinya, Ivanka. Daniels juga menyebut keengganan Trump membahas Melania, bahkan Trump mengakui dirinya dan Melania tidur di kamar terpisah.

Dalam wawancara ini, Daniels tidak mengungkap bukti-bukti untuk mendukung pengakuannya soal hubungan gelapnya dengan Trump antara tahun 2006-2007. Namun dia mengisyaratkan dirinya belum mengungkapkan semua kisahnya. Saat ditanya apakah dirinya memiliki bukti video, foto, email atau pesan singkat, Daniels menjawab: "Saya tidak bisa menjawabnya sekarang."

Dengan memberikan wawancara ini, Daniels berisiko didenda US$ 1 juta karena melanggar kesepakatan tutup mulut dengan pengacara Trump.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com