DetikNews
Jumat 09 Februari 2018, 09:34 WIB

2 Militan ISIS Asal Inggris 'The Beatles' Ditangkap di Suriah

Novi Christiastuti - detikNews
2 Militan ISIS Asal Inggris The Beatles Ditangkap di Suriah Bendera ISIS di Raqqa, Suriah (AFP Photo/DELIL SOULEIMAN)
Damaskus - Dua militan Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) asal Inggris telah ditangkap di Suriah. Kedua militan ini merupakan anggota sel penculik yang dijuluki 'The Beatles' yang kerap merekam pemenggalan para sandera.

Seperti dilansir AFP, Jumat (9/2/2018), penangkapan dua militan ISIS ini diungkapkan seorang pejabat pertahanan AS yang enggan disebut namanya.

Alexanda Amon Kotey dan El Shafee el-Sheikh yang sama-sama dari Inggris, ditangkap di Suriah bagian timur oleh Pasukan Demokratis Suriah (SDF), pada Januari lalu. Keduanya ditangkap saat masih berada di lapangan.

"(Keduanya) Berpartisipasi dalam penahanan, eksploitasi dan eksekusi para tahanan (negara) Barat," ucap pejabat pertahanan AS itu. "Mereka diyakini bertindak sebagai penjaga dan penerjemah yang terlibat dalam penangkapan ilegal sandera-sandera Barat ISIS, dan diduga terkait dengan teroris Inggris yang sering dipanggil 'Jihadi John'," imbuhnya.


Tidak disebut lebih lanjut kondisi terkini kedua militan ISIS ini. Kementerian Luar Negeri Inggris menolak mengomentari kabar penangkapan ini.

"Kami tidak mengomentari kasus-kasus individu atau penyelidikan yang masih berlangsung," ucap juru bicara Kementerian Luar Negeri Inggris.

Tahun lalu, Departemen Luar Negeri AS menyebut Kotey yang lahir di London 'kemungkinan besar' terlibat dalam eksekusi mati sandera. Disebutkan juga bahwa Kotey menggunakan 'metode penyiksaan kejam, termasuk memberikan sengatan listrik dan waterboarding' saat mengawal sandera.

Selain Kotey dan El-Sheikh, ada dua orang lainnya yang merupakan anggota kelompok 'The Beatles', yakni Mohammed Emwazi alias Jihadi John dan Aines Davis. Emwazi tewas dalam serangan drone koalisi pimpinan AS dalam melawan ISIS pada tahun 2015. Sedangkan Davis kini ditahan di Turki.


Emwazi yang merupakan pemimpin kelompok 'The Beatles' menjadi terkenal karena paling sering muncul dalam video pemenggalan ISIS yang diunggah ke internet. Dia juga dikenal kerap menggunakan sebilah pisau untuk membunuh para sandera ISIS.

Para sandera yang dipenggal kelompok ini antara lain jurnalis AS James Foley dan Steven Sotloff, jurnalis Jepang Kenji Goto, dan relawan kemanusiaan Inggris David Haines dan Alan Henning. Total ada lebih dari 20 sandera asing yang ditangani kelompok ini antara tahun 2014-2015 lalu. Dilaporkan mereka meraup uang tebusan hingga jutaan dolar AS.

Para sandera yang berhasil lolos menyebut mereka dipukuli, diserang dengan Taser (alat kejut listrik) dan waterboarding oleh kelompok itu. Kelompok ini dijuluki 'The Beatles' oleh para sandera ISIS, karena aksen Inggris mereka yang sangat kental.


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed