DetikNews
Kamis 07 Desember 2017, 10:14 WIB

AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Saudi Ingatkan Konsekuensi Serius

Novi Christiastuti - detikNews
AS Akui Yerusalem Ibu Kota Israel, Saudi Ingatkan Konsekuensi Serius Donald Trump saat memberikan pengakuan resmi soal Yerusalem merupakan ibu kota Israel (REUTERS/Jonathan Ernst)
Riyadh - Arab Saudi mengecam keras keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengakui secara resmi Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Saudi menyebut langkah kontroversial Trump itu tidak bisa dibenarkan dan tidak bertanggung jawab.

Dalam pidato publiknya pada Rabu (6/12) waktu setempat, Trump mengakhiri ketidakjelasan posisi AS terhadap status Yerusalem yang diperebutkan. Secara resmi, Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan memastikan pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke kota itu.

Langkah Trump ini memicu kecaman dunia dan berpotensi memicu pertumpahan darah baru di Timur Tengah.

"Kerajaan menyampaikan penyesalan sangat besar atas keputusan Presiden AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel," demikian pernyataan Kerajaan Saudi seperti dikutip kantor berita resmi Saudi Press Agency (SPA), seperti dilansir AFP, Kamis (7/12/2017).


Saudi menyebut, keputusan Trump itu melanggar 'hak-hak permanen dan bersejarah dari rakyat Palestina'. Saudi meminta Trump untuk mempertimbangkan kembali keputusannya yang menuai banyak kecaman itu.

"Kerajaan telah memperingatkan konsekuensi serius dari langkah yang tidak dibenarkan dan tidak bertanggung jawab ini," sebut Saudi dalam pernyataannya.

"Langkah AS menunjukkan penolakan signifikan upaya mendorong proses perdamaian dan merupakan pelanggaran terhadap posisi Amerika soal Yerusalem yang selama ini netral," imbuh pernyataan itu.

Sebelumnya pada Selasa (5/12) waktu setempat, Raja Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud memperingatkan Trump bahwa memindahkan Kedutaan AS ke Yerusalem merupakan 'langkah berbahaya' yang bisa menggusarkan umat muslim sedunia.


Peringatan juga diberikan oleh tokoh dan pemimpin dunia lainnya. Namun Trump mengabaikan semua itu dengan tetap menyampaikan pengakuan resmi atas Yerusalem. Dengan pernyataan Trump ini, maka AS menjadi negara pertama di dunia yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

[Gambas:Video 20detik]


(nvc/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed