DetikNews
Senin 19 Juni 2017, 15:05 WIB

Mobil Tabrak Jemaah Tarawih, Polisi Inggris: Seluruh Korban Muslim

Novi Christiastuti - detikNews
Mobil Tabrak Jemaah Tarawih, Polisi Inggris: Seluruh Korban Muslim Ambulans siaga di lokasi insiden mobil tabrak jemaah Tarawih di London (REUTERS/Neil Hall)
London - Insiden mobil menabrak pejalan kaki di luar Masjid Finsbury Park, London, Inggris menewaskan satu orang dan melukai 10 orang lainnya. Kepolisian London memastikan seluruh korban merupakan warga muslim.

"Seluruh korban berasal dari komunitas muslim," terang Wakil Asisten Komisioner Kepolisian Metropolitan London, Neil Basu, dalam pernyataan terbarunya, seperti disampaikan via situs resmi met.police.uk, Senin (19/6/2017).

"Saya ingin memuji para personel kepolisian yang segera memberikan bantuan di lokasi kejadian, juga kepada anggota masyarakat yang membantu sebelum maupun setelah insiden terjadi," imbuh Basu yang menjabat sebagai Koordinasi Seinor Nasional untuk Pemberantasan Terorisme.


Dalam insiden yang terjadi pada Senin (19/6) dini hari ini, seorang pria mengemudikan sebuah van putih dan menabrakkannya ke pejalan kaki yang ada di luar Masjid Finsbury Park. Dewan Muslim Inggris (MCB) menyebut mobil itu sengaja menabrak jemaah yang baru menunaikan salat Tarawih.

Pria yang mengemudikan van itu, diidentifikasi berusia 48 tahun, telah ditangkap polisi. Pria itu terlebih dahulu 'diamankan' oleh warga setempat, sebelum polisi tiba dan membawanya.

"Dia (pelaku) ditangkap polisi atas kecurigaan percobaan pembunuhan. Saya ingin berterima kasih kepada orang-orang yang membantu polisi menahan pria itu dan bekerja sama dengan polisi secara tenang dan cepat untuk mengamankannya," terang Basu dalam pernyataannya.


Motif aksi penabrakan ini belum diketahui pasti. Namun salah satu saksi mata di lokasi menyebut pelaku sempat berteriak 'Saya ingin membunuh semua muslim'. "Tidak peduli apa motifnya, dan kita tetap terbuka, insiden ini ditangani sebagai seranga teroris dan Komando Pemberantasan Terorisme sedang menyelidikinya," jelas Basu.

"Ini merupakan serangan terhadap London dan semua warga London harus berdiri bersama melawan ekstremisme," tegasnya.


(nvc/bpn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed