DetikNews
Selasa 29 November 2016, 00:19 WIB

Bekukan 5 Ribu Ikan untuk Hiasan, Arena Ice Skating di Jepang Ini Ditutup

Rini Friastuti - detikNews
Bekukan 5 Ribu Ikan untuk Hiasan, Arena Ice Skating di Jepang Ini Ditutup Foto: AFP
Kitakyushu - Arena ice skating yang membekukan 5 ribu ikan mati ke dalam es untuk menarik perhatian pengunjung terpaksa ditutup. Hal ini menyusul protes dan kritikan keras yang mereka terima dari publik.

Dilansir AFP, Senin (28/11/2016), Taman Hiburan Space World sebagai pengelola telah mencairkan arena ice skating tersebut, meski membutuhkan waktu hingga satu minggu. Juru bicara taman hiburan mengatakan ribuan ikan itu nantinya akan dikubur secara layak.

Arena tersebut baru saja diluncurkan pada tanggal 12 November ini, setelah 5 ribu ekor ikan dibekukan di bawah arena untuk menciptakan efek dekoratif saat pengunjung meluncur di atasnya. Namun publik langsung mengecam ide itu.

"Kami mendapatkan kritikan yang mengatakan kalau tak patut apabila menggunakan makhluk hidup sebagai pajangan, dan tak baik apabila menyia-nyiakan sesuatu yang bisa dimakan," ujar juru bicara taman hiburan tersebut kepada AFP.

Kritikan disampaikan publik melalui media sosial, di mana salah satu pengunjung di halaman Facebook taman hiburan tersebut menulis "Mendekorasi arena skating dengan ikan beku, sungguh berdosa,".

"Ini tak hanya isu pribadi, namun juga isu sosial. Mereka menjadikan makanan sebagai mainan bagi anak-anak," tulis netizen lainnya.

Meski begitu, juru bicara taman bermain mengatakan sebelum membuka arena skating tersebut sebenarnya manajemen telah mendiskusikannya secara internal. Mereka mengkaji apakah pantas menjadikan ikan beku tersebut sebagai dekorasi arena skating.

Manajer Space World Toshimi Takeda mengatakan tujuan utama pemberian dekorasi ini sebenarnya selain untuk menarik perhatian pengunjung sekaligus untuk mempelajari jenis-jenis ikan.

"Kami ingin pengunjung merasakan pengalaman meluncur di atas laut. Namun, setelah mendapatkan kritikan, kami memutuskan untuk tak dioperasikan kembali arena tersebut," jelas Takeda.
(rni/bag)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed