DetikNews
Senin 28 Maret 2016, 08:38 WIB

Jokowi: Indonesia Mengutuk Keras Serangan Bom di Lahore Pakistan

Herianto Batubara - detikNews
Jokowi: Indonesia Mengutuk Keras Serangan Bom di Lahore Pakistan Petugas medis berjibaku mengevakuasi ratusan korban bom di Lahore (REUTERS/Mohsin Raza)
Jakarta - Serangan bom bunuh diri di Lahore, Pakistan, menewaskan lebih dari 60 orang dan melukai ratusan orang lainnya saat perayaan Paskah, Minggu (27/3) sore. Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan dukacita.

Jokowi juga mengutuk keras serangan bom di Lahore ini. Dia menegaskan, teror atas nama apapun tidak dibenarkan.

"Indonesia mengutuk keras serangan bom di Lahore. Teror atas nama apapun tidak dibenarkan. Dukacita mendalam utk korban, rakyat Pakistan -Jkw," tulis Jokowi di akun Twitter pribadinya @jokowi seperti dikutip detikcom, Senin (28/3/2016).

Sejumlah pemimpin dunia juga mengutuk dan menyampaikan dukacita atas serangan bom bunuh diri di Lahore ini. Di antaranya Perdana Menteri Kerajaan Inggris David Cameron, Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, Perdana Menteri India Narendra Modi, Raja Yordania Abdullah II, dan lainnya.

"Saya terkejut dengan serangan teroris di Lahore. Pikiran saya dengan keluarga dan teman-teman korban. Kami akan melakukan apa yang kami bisa untuk membantu," cuit akun Twitter Resmi Perdana Menteri @David_Cameron.

"Kanada mengutuk pemboman menyedihkan di Lahore, Pakistan. Pikiran dan doa kami dengan semua orang yang tewas atau terluka," cuit akun Resmi Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau.
(hri/hri)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed