DetikNews
Rabu 13 Mei 2015, 15:14 WIB

Tembak Mati Remaja Berkulit Hitam, Polisi AS Tak Akan Diadili

- detikNews
Tembak Mati Remaja Berkulit Hitam, Polisi AS Tak Akan Diadili
Wisconsin, -

Seorang polisi berkulit putih Amerika Serikat telah menembak hingga tewas seorang remaja berkulit hitam di Wisconsin. Namun otoritas setempat memutuskan, polisi tersebut tak akan menghadapi dakwaan kriminal.

Penembakan remaja berumur 19 tahun, Tony Robinson oleh polisi bernama Matt Kenny itu terjadi pada 6 Maret lalu di universitas Midwestern di kota Madison. Penembakan itu telah memicu aksi-aksi protes selama berhari-hari.

"Saya menyimpulkan bahwa kematian tragis dan disayangkan ini merupakan akibat penggunaan sah dari kekuatan polisi yang mematikan dan bahwa tak ada tuntutan yang akan diajukan," ujar Jaksa Distrik Wilayah Dane Ismael Ozanne pada konferensi pers seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (13/5/2015).

"Keputusan saya tak akan mengembalikan Tony Robinson Jr. Keputusan saya tak akan mengakhiri disparitas rasial yang ada dalam sistem pengadilan," tandas Ozanne.

Ozanne mengatakan, dalam insiden tersebut, kepolisian dipanggil tiga kali dalam lima menit untuk merespons Robinson yang marah, yang diduga memukul seorang teman dan para pejalan kaki. Keluarga menduga, Robinson mungkin berada dalam pengaruh "sejenis obat."

"Perilaku Tony agresif, kasar dan polisi tersebut mengkhawatirkan keselamatannya juga orang lain, dan untuk keselamatan Tony Robinson," tutur Ozanne. "Ada tujuh tembakan yang dilepaskan. Ketujuh tembakan mengenai Tony Robinson, Jr. Dari jarak dekat," kata Ozanne.

Keluarga Robinson langsung mengkritik keputusan tersebut. "Ini politik dan bukan keadilan," cetus nenek Robinson, Sharon Irwin.

Ibu Robinson, Andrea Irwin, mengatakan, polisi tidak menggunakan fakta-fakta yang akurat terkait kematian putranya. Dia pun menyerukan para demonstran untuk terus berunjuk rasa.


(ita/ita)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed