DetikNews
Rabu 06 Juni 2012, 13:29 WIB

Terima Gratifikasi Seks, Mantan Pejabat Pertahanan Singapura Diadili

- detikNews
Terima Gratifikasi Seks, Mantan Pejabat Pertahanan Singapura Diadili
Singapura, - Wah... wah! Seorang mantan pejabat Pertahanan Singapura terjerat skandal korupsi yang menghebohkan negara tersebut. Eks komandan Angkatan Pertahanan Sipil Singapura (SCDF), Peter Lim menerima imbalan jasa seks dari 3 wanita yang menjadi rekanannya.

Otoritas Singapura mengkategorikan kasus ini sebagai gratifikasi. Sebabnya, semasa menjabat, Lim mendapatkan pelayanan seks dari wanita-wanita tersebut sebagai imbalan atas kontrak proyek teknologi informasi yang didapatkan oleh perusahaan wanita-wanita tersebut.

\\\"Dia (Lim) didakwa melakukan korupsi dengan menerima gratifikasi seks dari 2 wanita yang merupakan rekanan dan seorang wanita yang diduga akan menjadi rekanan SCDF dalam 10 kesempatan berbeda, dengan rentang waktu antara Mei 2010 hingga November 2011,\\\" ujar juru bicara Agensi Antikorupsi Singapura, seperti dilansir oleh Reuters<\/em>, Rabu (6\/6\/2012).

Pria berusia 51 tahun ini ditangkap oleh Biro Investigasi Korupsi Singapura pada Januari lalu. Kemudian pada Februari lalu, Lim diberhentikan dari jabatannya.

Otoritas Singapura telah berhasil mengidentifikasi ketiga wanita yang terlibat kasus ini. Ketiganya diketahui memegang posisi penting di perusahaan masing-masing. Mereka adalah Pang Chor Mui selaku General Manager Nimrod Engineering, Lee Wei Hoon selaku Direktur Singapore Radiation Centre, dan Esther Goh selaku Direktur Pengembangan Bisnis NCS Private Limited.

Perbuatan Lim dan ketiga wanita tersebut terjadi di sejumlah lokasi berbeda. Mulai dari sebuah tempat parkir di Big Splash East Coast Park dan juga di Singapore Indoor Stadium, di apartemen, hingga di sebuah hotel di Prancis.

Sidang pembacaaan dakwaan terhadap Lim digelar hari ini di Singapura. Lim yang telah mengabdi di pemerintahan selama 40 tahun ini, tampak hadir mengenakan kemeja lengan panjang warna biru. Sepanjang pembacaan dakwaan, wajah Lim terlihat cemas. Persidangan selanjutnya akan digelar pada 5 Juli mendatang.

Kasus yang menjerat Lim ini dianggap sebagai kasus korupsi paling parah yang melibatkan pejabat tinggi Singapura sejak tahun 1993 lalu. Saat itu terjadi kasus korupsi yang menjerat Direktur Eksekutif Badan Pengembangan Perdangangan, Yeo Seng Teck. Selama ini, Singapura selalu membanggakan kinerja pemerintahannya yang transparan dan profesional.




(nvc/ita)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed