Doa dan Tabur Bunga Warnai Peringatan 24 Tahun Bom Bali

Sejumlah penyintas, keluarga korban, dan warga menghadiri upacara peringatan 24 tahun tragedi Bom Bali di Monumen Ground Zero, Kuta, Badung, Bali, Senin (12/10/2026). REUTERS/Johannes Christo
 
Peringatan yang mengusung tema 'Merawat Perdamaian, Mewariskan Harapan untuk Generasi Masa Depan' tersebut diisi dengan renungan kemanusiaan, doa bersama lintas agama, serta penyalaan lilin. REUTERS/Johannes Christo
 
Para peserta yang hadir juga melakukan tabur bunga di monumen untuk mengenang 202 korban jiwa dari 22 negara yang gugur dalam tragedi kemanusiaan pada 12 Oktober 2002. REUTERS/Johannes Christo
 
Melalui momen peringatan ini, para penyintas dan keluarga korban menyampaikan seruan perdamaian global di tengah meningkatnya tensi geopolitik dunia. REUTERS/Johannes Christo
 
Selain sebagai ajang doa bersama, kegiatan ini dimanfaatkan untuk memupuk nilai toleransi, persaudaraan, dan menolak segala bentuk radikalisme. REUTERS/Johannes Christo
 
Pemerintah Kabupaten Badung bersama para penyintas juga tengah mendorong pembangunan Museum Perdamaian Bali di sekitar area monumen. REUTERS/Johannes Christo
 
Museum tersebut direncanakan menjadi sarana edukasi generasi muda mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan menolak kebencian. REUTERS/Johannes Christo
 
Melalui rangkaian doa dan penaburan bunga, masyarakat berharap tragedi kelam masa lalu tidak akan pernah terulang kembali di masa depan. REUTERS/Johannes Christo
 
Sejumlah penyintas, keluarga korban, dan warga menghadiri upacara peringatan 24 tahun tragedi Bom Bali di Monumen Ground Zero, Kuta, Badung, Bali, Senin (12/10/2026). REUTERS/Johannes Christo 
Peringatan yang mengusung tema Merawat Perdamaian, Mewariskan Harapan untuk Generasi Masa Depan tersebut diisi dengan renungan kemanusiaan, doa bersama lintas agama, serta penyalaan lilin. REUTERS/Johannes Christo 
Para peserta yang hadir juga melakukan tabur bunga di monumen untuk mengenang 202 korban jiwa dari 22 negara yang gugur dalam tragedi kemanusiaan pada 12 Oktober 2002. REUTERS/Johannes Christo 
Melalui momen peringatan ini, para penyintas dan keluarga korban menyampaikan seruan perdamaian global di tengah meningkatnya tensi geopolitik dunia. REUTERS/Johannes Christo 
Selain sebagai ajang doa bersama, kegiatan ini dimanfaatkan untuk memupuk nilai toleransi, persaudaraan, dan menolak segala bentuk radikalisme. REUTERS/Johannes Christo 
Pemerintah Kabupaten Badung bersama para penyintas juga tengah mendorong pembangunan Museum Perdamaian Bali di sekitar area monumen. REUTERS/Johannes Christo 
Museum tersebut direncanakan menjadi sarana edukasi generasi muda mengenai pentingnya menjaga perdamaian dan menolak kebencian. REUTERS/Johannes Christo 
Melalui rangkaian doa dan penaburan bunga, masyarakat berharap tragedi kelam masa lalu tidak akan pernah terulang kembali di masa depan. REUTERS/Johannes Christo