Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026

Foto

Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026

Rafida Fauzia - detikNews
Sabtu, 26 Sep 2026 07:30 WIB

Jakarta - Sejumlah peristiwa mewarnai kabar terkini Indonesia, dari kabut asap dan bencana hingga kapal induk pertama RI dan Asian Games 2026.

Cuaca sore ini di sekitar Sungai Batanghari, terlihat kabut pekat, sinar matahari pun tertutup asap
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan masih menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan. Kondisi berasap masih dilaporkan di beberapa wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat, sementara titik panas juga masih terpantau di sejumlah daerah sehingga penanganan karhutla terus dilakukan. Ferdi Almunandar/detikcom
Kabut asap di Pangkalan Bun, Kamis (24/9/2026) pagi
Kondisi tersebut turut berdampak pada jarak pandang dan aktivitas masyarakat di sejumlah wilayah. Pemerintah dan instansi terkait masih memperkuat operasi penanganan karhutla, terutama di wilayah yang memiliki konsentrasi titik panas tinggi, sementara kondisi cuaca kering masih menjadi tantangan dalam pengendalian kebakaran. Sigit Pamungkas/detikKalimantan
 
Foto udara dampak banjir bandang menerjang kawasan  Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). Berdasarkan data BPBD Solok, sebanyak 200 KK terdampak banjir bandang pada Senin (21/9) dengan empat korban luka-luka dan dua orang belum ditemukan sementara akses utama jalan nasional masih terputus.  ANTARA FOTO/Fitra Yogi/bar
Di Sumatera Barat, banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam setelah hujan berintensitas tinggi. Peristiwa tersebut menyebabkan korban jiwa dan membuat satu warga, Agusral (59), dilaporkan hilang sehingga tim SAR gabungan melakukan pencarian selama beberapa hari. ANTARA FOTO/Fitra Yogi
 
Personel Brimob Polda Sumbar melakukan pencarian korban banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). Banjir bandang yang menerjang kawasan perkantoran di pusat kabupaten pada Senin (21/9) itu juga memutus akses jalan nasional dan menyebabkan sejumlah korban hilang.  ANTARA FOTO/Fitra Yogi/bar
Pada Jumat (25/9), hari keempat pencarian, tim SAR menemukan Agusral dalam kondisi meninggal di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok. Jenazah kemudian dievakuasi untuk proses penanganan dan identifikasi, sekaligus menandai ditemukannya korban yang sebelumnya masih dilaporkan hilang dalam peristiwa tersebut. ANTARA FOTO/Fitra Yogi
 
Jurnalis memotret foto semasa hidup anak buah kapal Arupadhatu 1, Surakman, saat konferensi pers di Mapolda Banten, Kota Serang, Banten, Rabu (23/9/2026). Kepolisian mengidentifikasi jasad pria tanpa identitas yang ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu, pada 12 September 2026 sebagai Surakman melalui pemeriksaan laboratorium forensik dan tes DNA. ANTARA FOTO/Rafsanjani/pma/kye
Sementara itu, kepastian nasib salah satu anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1 akhirnya terungkap setelah jenazah Surakman ditemukan di Pulau Enggano, Bengkulu. Hasil pemeriksaan DNA memastikan jenazah tersebut merupakan Surakman, yang sebelumnya hilang kontak bersama lima jurnalis dan dua kru lainnya di perairan Selat Sunda. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
 
Polisi dan petugas membawa peti jenazah anak buah kapal (ABK) Arupadhatu 1, Surakman di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, Banten, Kamis (24/9/2026). Surakman merupakan salah satu korban hilang kontak rombongan jurnalis saat melakukan peliputan aktivitas Gunung Anak Krakatau tiba di Bandara Soekarno Hatta dan langsung dipulangkan ke kampung halamannya untuk dimakamkan di TPU Ki Demang, Desa Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten. ANTARA FOTO/ Putra M. Akbar/wsj.
Jenazah Surakman kemudian diterbangkan dari Bengkulu dan tiba di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Kamis (24/9). Jenazah selanjutnya dipulangkan ke Pandeglang, Banten, untuk dimakamkan keluarga di TPU Ki Demang, Desa Carita, sementara tujuh korban lainnya dari insiden Arupadhatu 1 masih belum ditemukan. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar
 
Suasana peresmian KRI Sriwijaya-100 berlangsung di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (24/9/2026). Kapal tersebut resmi bergabung dengan jajaran TNI Angkatan Laut dan menjadi kapal induk pertama Indonesia.
Dari sektor pertahanan, KRI Sriwijaya-100 resmi masuk jajaran TNI Angkatan Laut setelah diresmikan di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (24/9/2026). Kapal tersebut menjadi kapal induk pertama Indonesia dan sebelumnya digunakan Angkatan Laut Italia dengan nama ITS Giuseppe Garibaldi sebelum berganti nama menjadi KRI Sriwijaya-100. Pradita Utama/detikFoto
 
defaultKapal induk pertama Indonesia, ITS Giuseppe Garibaldi, tiba di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (18/9/2026), setelah memasuki perairan Indonesia melalui ALKI I.
Kapal kelas Garibaldi itu memiliki panjang 180,2 meter, bobot perpindahan 13.850 ton, kecepatan maksimum 30 knot dan jangkauan hingga 7.000 mil laut. Kehadiran KRI Sriwijaya-100 menjadi bagian dari modernisasi alutsista TNI serta memiliki kemampuan untuk mendukung operasi laut, pusat komando, diplomasi pertahanan dan bantuan kemanusiaan. Pradita Utama/detikFoto
 
Lifter putri Indonesia Luluk Diana Tri Wijayana berpose dengan medali perunggu kelas 49 kilogram angkat besi putri yang diraihnya pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Nagoya City Trade and Industry Center, Nagoya, Aichi, Jepang, Rabu (23/9/2026). Luluk Diana meraih medali perunggu dengan total angkatan 191 kilogram, sementara medali emas menjadi milik lifter Korea Utara Ri Song Gum dengan total angkatan 215 kilogram dan medali perak oleh lifter India Saikhom Mirabai dengan total angkatan 198 kilogram. ANTARA FOTO/Fauzan/kye
Di arena olahraga, kontingen Indonesia telah mengoleksi 22 medali pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 hingga Jumat (25/9/2026) siang. Perolehan tersebut terdiri atas satu emas, empat perak dan 17 perunggu, dengan tambahan dua medali perunggu pada Jumat pagi dari Feri Yudoyono dan tim sepak takraw putri. ANTARA FOTO/Fauzan
 
Sejumlah pebulu tangkis putra Indonesia memberi hormat saat bendera Merah Putih dikibarkan dalam seremoni pemenang nomor final beregu Asian Games Aichi Nagoya 2026 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Nagoya, Aichi, Jepang, Kamis (24/9/2026). Indonesia meraih medali emas setelah unggul 3-2 dari keseluruhan lima pertandingan. ANTARA FOTO/Fauzan/app/bar
Emas pertama Indonesia diraih tim bulu tangkis beregu putra setelah mengalahkan China pada pertandingan final. Dengan total 22 medali tersebut, Indonesia sementara berada di peringkat ke-17 klasemen perolehan medali Asian Games 2026 pada pembaruan Jumat siang. ANTARA FOTO/Fauzan
 
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026
Bingkai Sepekan: Jenazah ABK Arupadhatu 1 hingga Emas Pertama Asian Games 2026


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini