Nepal - Sanjay Sah kembali ke rumah setelah diselamatkan dari terowongan pembangkit listrik tenaga air. Ia sempat terjebak sembilan hari akibat banjir dan longsor.
Foto
Sembilan Hari Terjebak di Terowongan, Sanjay Sah Kembali ke Pelukan Keluarga
Sanjay Sah akhirnya kembali ke rumah dan bertemu keluarganya setelah berhasil diselamatkan dari dalam terowongan pembangkit listrik tenaga air di Nepal. REUTERS/Navesh Chitrakar
Kepulangan Sanjay ke Desa Tilathi Koiladi, Distrik Saptari, Nepal, disambut haru oleh kerabat dan anggota keluarganya. Momen tersebut menjadi kebahagiaan setelah penantian panjang selama proses penyelamatan. REUTERS/Navesh Chitrakar
Sanjay diketahui berhasil dievakuasi dalam kondisi hidup setelah bertahan selama sembilan hari di dalam terowongan. Kondisi tersebut terjadi setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda kawasan tersebut. REUTERS/Navesh Chitrakar
Keluarga Sanjay juga melakukan ritual arti sebagai bagian dari penyambutan kepulangannya. Ritual tersebut dilakukan saat Sanjay tiba di rumah untuk pertama kalinya setelah berhasil diselamatkan. REUTERS/Navesh Chitrakar
Momen kepulangan itu menjadi simbol kebahagiaan bagi keluarga yang sebelumnya menanti kabar keselamatannya. Sanjay kini dapat kembali berkumpul bersama orang-orang terdekatnya setelah sembilan hari terjebak di dalam terowongan. REUTERS/Navesh Chitrakar
Sesampainya di rumah, keluarga dan kerabat berkumpul untuk menyambut Sanjay. Suasana haru terlihat saat penyintas tersebut kembali berada di tengah keluarganya setelah melewati situasi yang membahayakan nyawa. REUTERS/Navesh Chitrakar
Peristiwa tersebut juga menggambarkan beratnya dampak banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi di Nepal. Bencana tersebut menyebabkan Sanjay terjebak di dalam fasilitas pembangkit listrik tenaga air sebelum akhirnya berhasil dievakuasi. REUTERS/Navesh Chitrakar
Kepulangan Sanjay disambut penuh haru oleh keluarga dan warga di Desa Tilathi Koiladi. Setelah melewati sembilan hari penuh ketidakpastian, Sanjay akhirnya kembali ke rumah dan berada di tengah pelukan keluarganya. REUTERS/Navesh Chitrakar
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































