Jakarta - Warga Kalibaru, Jakarta Utara, membiasakan memilah sampah organik dan anorganik dari rumah. Sampah yang terkumpul diserahkan untuk dikelola dan didaur ulang.
Foto
Warga Kalibaru Pilah Sampah dari Rumah, Kurangi Beban Bantargebang
Warga di kawasan tersebut mulai membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah dengan memisahkan sampah organik dan anorganik sebelum diserahkan kepada petugas.
Sampah organik seperti sisa makanan dan bahan mudah terurai dikumpulkan secara terpisah untuk kemudian diolah kembali, sementara sampah anorganik dipilah berdasarkan jenisnya agar memiliki nilai guna dan dapat didaur ulang.
Kebiasaan memilah sampah menjadi langkah sederhana yang dilakukan warga untuk membangun kesadaran bersama mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.
Sampah yang telah dipilah selanjutnya dikumpulkan dan dikelola agar tidak seluruhnya dibuang ke tempat pembuangan akhir. Upaya tersebut diharapkan dapat mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.
Selain membantu mengurangi beban tempat pembuangan akhir, pemilahan sampah juga membuka peluang bagi sampah yang masih bernilai untuk dimanfaatkan kembali sehingga tidak langsung menjadi limbah.
Warga berharap kebiasaan memilah sampah dapat terus dilakukan secara konsisten dan meluas ke lingkungan lainnya, sehingga pengelolaan sampah dari tingkat rumah tangga dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap TPST Bantargebang.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































