Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang

Foto

Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang

Pradita Utama - detikNews
Kamis, 27 Agu 2026 12:00 WIB

Bekasi - Kemarau panjang membuat sawah di Kabupaten Bekasi kekurangan pasokan air. Petani terpaksa mencari sumber air tambahan untuk mempertahankan tanaman padi.

Sejumlah warga beraktivitas di sawah yang mengalami kekeringan di kawasan Desa Sindang Sari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026)
Warga beraktivitas di area persawahan yang mengalami kekeringan di kawasan Desa Sindang Sari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Kondisi tersebut terjadi setelah musim kemarau berlangsung cukup panjang dan membuat pasokan air untuk lahan pertanian semakin terbatas.
Sejumlah warga beraktivitas di sawah yang mengalami kekeringan di kawasan Desa Sindang Sari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026)
Kekeringan membuat sebagian lahan sawah mengering dan sulit mendapatkan suplai air untuk memenuhi kebutuhan tanaman padi. Kondisi ini menjadi tantangan bagi petani yang bergantung pada ketersediaan air irigasi untuk menjaga produktivitas pertanian.
Sejumlah warga beraktivitas di sawah yang mengalami kekeringan di kawasan Desa Sindang Sari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026)
Sejumlah petani mengaku kondisi kemarau yang berlangsung selama sekitar dua bulan terakhir membuat tanaman padi tidak dapat tumbuh optimal. Minimnya air bahkan menyebabkan sebagian petani terpaksa menghadapi risiko gagal panen.
Sejumlah warga beraktivitas di sawah yang mengalami kekeringan di kawasan Desa Sindang Sari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026)
Kekeringan juga membuat petani harus mengeluarkan tenaga dan biaya tambahan untuk mendapatkan air. Upaya mengairi sawah dilakukan dengan memanfaatkan sumber air yang masih tersedia agar tanaman yang tersisa dapat dipertahankan hingga masa panen.
Sejumlah warga beraktivitas di sawah yang mengalami kekeringan di kawasan Desa Sindang Sari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026)
Berdasarkan data Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi per pertengahan Agustus 2026, sekitar 1.354 hektare lahan pertanian yang tersebar di 41 desa dan 15 kecamatan terdampak kekeringan. Pemerintah daerah mengerahkan 83 unit pompa air untuk membantu mengatasi berkurangnya pasokan air ke lahan pertanian.
Sejumlah warga beraktivitas di sawah yang mengalami kekeringan di kawasan Desa Sindang Sari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026)
Sawah mengering dipicu oleh menurunnya debit air pada saluran irigasi yang selama ini menjadi sumber pengairan. Kekurangan air berpotensi menekan produksi padi.
Sejumlah warga beraktivitas di sawah yang mengalami kekeringan di kawasan Desa Sindang Sari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026)
Dampak kekeringan tidak hanya dirasakan pada lahan pertanian, tetapi juga masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga Agustus 2026 terus menyalurkan bantuan air bersih ke sejumlah wilayah yang terdampak kemarau.
Sejumlah warga beraktivitas di sawah yang mengalami kekeringan di kawasan Desa Sindang Sari, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (26/8/2026)
Bagi petani, kondisi ini menjadi ancaman terhadap pendapatan karena hasil panen yang menurun dapat mengurangi pemasukan rumah tangga. Sebagian petani juga menghadapi kemungkinan harus memanen lebih awal untuk mengurangi kerugian akibat tanaman yang tidak mendapatkan cukup air.
Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang
Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang
Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang
Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang
Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang
Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang
Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang
Sawah Bekasi Mengering, Petani Terancam Gagal Panen di Tengah Kemarau Panjang


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini