Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda

Foto

Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda

Rifkianto Nugroho - detikNews
Rabu, 26 Agu 2026 06:00 WIB

Nusa Tenggara Timur - Warga Nagekeo masih bertahan di tenda darurat setelah gempa M7,7 mengguncang Flores. Trauma dan gempa susulan membuat mereka belum berani tidur di rumah.

Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

 
Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Sejumlah warga di Kabupaten Nagekeo masih memilih bertahan di tenda darurat setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada 15 Agustus 2026.

 
Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Tenda sederhana berbahan terpal menjadi tempat warga bertahan karena masih trauma terhadap gempa utama dan ribuan gempa susulan yang terus terjadi.

 
Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Warga memilih tidak kembali tidur di dalam rumah meski sebagian bangunan masih berdiri karena khawatir terhadap gempa susulan.

 
Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Gempa M7,7 yang berpusat sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, mengguncang kuat selama kurang lebih satu menit dan berdampak luas di sejumlah kabupaten di Pulau Flores.

 
Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Hingga 24 Agustus 2026, BMKG mencatat sebanyak 6.409 gempa susulan, dengan 33 gempa berkekuatan di atas magnitudo 5 dan 139 di antaranya dirasakan masyarakat.

 
Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Rangkaian gempa susulan diperkirakan masih dapat berlangsung selama tiga hingga empat minggu setelah gempa utama.

 
Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Data terbaru BNPB mencatat sebanyak 100 orang meninggal dunia, 1.603 orang mengalami luka-luka, dan 180.327 jiwa mengungsi akibat bencana yang melanda tujuh kabupaten/kota terdampak.

 
Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Kondisi tersebut menunjukkan dampak gempa tidak hanya terlihat dari kerusakan fisik, tetapi juga trauma dan kekhawatiran warga terhadap gempa susulan.

 
Tati mencoba menidurkan anaknya menggunakan kelambu di tenda darurat yang dibuatnya di halaman rumah Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Senin (24/8/2026).

Di tengah proses pemulihan, sebagian pengungsi mulai kembali ke rumah setelah bangunan dinilai aman, termasuk 84 kepala keluarga atau 237 jiwa di Kabupaten Sikka yang dipulangkan dari pengungsian GOR Samador pada 24 Agustus 2026, sementara ribuan penyintas lainnya masih membutuhkan tempat tinggal sementara dan bantuan kebutuhan dasar.

 
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda
Trauma Gempa, Warga Nagekeo NTT Pilih Tidur di Tenda


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini