Jakarta - Tumpukan sampah kembali memenuhi TPS liar di Jalan Reformasi, Rawa Malang, Jakarta Utara. Kondisi serupa disebut telah terlihat sejak 2025.
Foto
Potret Udara TPS Liar Cilincing, Tumpukan Sampah Tak Kunjung Tuntas
Foto udara memperlihatkan kondisi tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Jalan Reformasi, Rawa Malang, Cilincing, Jakarta Utara, yang dipenuhi tumpukan sampah. Foto tersebut diambil pada 2025 dan hingga kini kondisi serupa masih terlihat di lokasi.
Tumpukan sampah yang terus menggunung membuat kawasan tersebut menjadi sorotan warga. Sampah rumah tangga hingga berbagai jenis limbah terlihat menumpuk dan memenuhi area yang bukan merupakan tempat pembuangan sampah resmi.
Menurut keterangan warga sekitar, lokasi tersebut diduga menjadi TPS liar yang dikelola oleh oknum setempat. Aktivitas pembuangan sampah disebut telah berlangsung cukup lama dan membuat persoalan lingkungan di kawasan tersebut belum kunjung terselesaikan.
Keberadaan TPS liar itu bukan persoalan baru. Sejak foto kondisi lokasi diambil pada 2025, tumpukan sampah masih terus menjadi pemandangan di kawasan Jalan Reformasi, Rawa Malang.
Persoalan bahkan sempat terjadi ketika fotografer detikcom bersama sejumlah fotografer dari media lain datang ke lokasi untuk mengabadikan kondisi TPS liar tersebut. Para fotografer disebut sempat diusir saat sedang mengambil gambar di kawasan itu.
Pengusiran fotografer dan awak media yang hendak mendokumentasikan kondisi TPS liar itu menjadi bagian dari cerita panjang persoalan di lokasi itu. Di satu sisi, aktivitas pembuangan sampah terus berlangsung, sementara di sisi lain kondisi lokasi sulit didokumentasikan secara bebas.
Kini, lokasi tersebut kembali menjadi sorotan setelah kondisi tumpukan sampah kembali viral. Warga mempertanyakan penanganan pemerintah setempat terhadap persoalan yang disebut sudah berlangsung sejak lama tersebut. Warga berharap pemerintah tidak hanya melakukan pembersihan sesaat, tetapi juga menelusuri pihak yang diduga mengelola aktivitas pembuangan sampah secara ilegal. Penanganan dari sumber persoalan dinilai penting agar tumpukan sampah tidak kembali muncul setelah dibersihkan.
Selain mengganggu pemandangan, keberadaan tumpukan sampah berpotensi menimbulkan bau tidak sedap serta berbagai persoalan lingkungan apabila dibiarkan terus-menerus. Kondisi tersebut semakin memprihatinkan karena lokasi berada di kawasan yang berdekatan dengan aktivitas masyarakat. Viral kembali setelah bertahun-tahun, TPS liar di Jalan Reformasi menjadi gambaran persoalan pengelolaan sampah yang belum tuntas. Warga kini menanti respons nyata pemerintah setempat agar lokasi tersebut tidak lagi menjadi tempat pembuangan sampah liar, sementara kerja media untuk mendokumentasikan persoalan lingkungan dapat dilakukan tanpa intimidasi maupun pengusiran.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































