Spanyol - Ribuan migran Maroko berenang dan menyeberang laut menuju wilayah Spanyol di Ceuta. Gelombang migrasi itu menewaskan sedikitnya 72 orang.
Foto
Ribuan Migran Maroko Nekat Sebrangi Lautan Demi Masuk Eropa
Seorang polisi Spanyol menghalau migran keluar dari area pantai yang dijaga aparat di Ceuta, Spanyol, Minggu (2/8/2026). REUTERS/Violeta Santos Moura
Gelombang penyeberangan migran secara massal melalui jalur darat dan laut dari Maroko menuju wilayah Spanyol itu menewaskan sedikitnya 72 orang. REUTERS/Jon Nazca
Sejak 30 Juli, sekitar 50.000 hingga 60.000 migran dilaporkan berusaha memasuki Ceuta dengan menerobos pagar perbatasan atau menyeberangi laut menggunakan perahu kecil maupun berenang. REUTERS/Violeta Santos Moura
Otoritas menyebut sebagian besar migran merupakan warga Maroko, sementara lainnya berasal dari sejumlah negara di Afrika dan Aljazair. REUTERS/Jon Nazca
Lebih dari 1.000 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan membutuhkan perawatan medis akibat insiden tersebut. REUTERS/Pedro Nunes
Pemerintah Spanyol menyatakan sekitar 48.000 migran telah kembali ke Maroko secara sukarela dalam dua hari setelah gelombang penyeberangan terjadi. REUTERS/Jon Nazca
Sebagai respons, aparat memperketat pengamanan di perbatasan, termasuk memasang penghalang terapung di perairan Ceuta untuk mencegah penyeberangan ilegal. REUTERS/Violeta Santos Moura
Peristiwa itu memicu kembali perdebatan mengenai kebijakan migrasi di Eropa sekaligus mendorong negara-negara Uni Eropa memperkuat pengawasan di perbatasan eksternal mereka. REUTERS/Jon Nazca










































