Jakarta - Kepolisian menyisir tiap sudut SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa untuk memastikan kondisi aman setelah guru terima ancaman bom dari pihak tak dikenal.
Foto
Situasi SD Negeri di Jaksel Usai Ancaman Bom, Polisi Sisir Lokasi
Tim Gegana dan Densus 88 Antiteror melakukan penyisiran di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, JagakarsaΒ (dok Istimewa)
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim mengatakan saat siswa sedang berkumpul di lapangan sekolah, salah seorang guru dan tenaga kependidikan menerima pesan WhatsApp dari nomor tidak dikenal yang berisi ancaman peledakan bom di lokasi tersebut (dok Istimewa)
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi ikut menyusuri sudut-sudut SDN Srengseng Sawah 15 untuk memastikan tak ada bom Β (dok Ist)
Polisi masih mendalami ancaman teror bom yang dikirimkan ke SDN Srengseng Sawah 15 Pagi di Jagakarsa, Jaksel. Polisi masih mencari sosok pengirim pesan tersebutΒ (dok Ist)
Kapolsek Jagakarsa Kompol Nurma Dewi ikut menyusuri sudut-sudut SDN Srengseng Sawah 15 untuk memastikan tak ada bom (Foto: dok. Istimewa)
Pesan ancaman bom itu diterima saat guru dan murid berkumpul di lapangan sekolah.Β (Foto: dok. Istimewa)
Peristiwa itu terjadi pada pagi ini, ketika kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tengah berlangsung. Demi alasan keamanan, seluruh siswa dipulangkan sementara saat proses sterilisasi dilakukan aparat kepolisian.Β (dok Ist)










































