Havana - Kuba kembali mengalami pemadaman listrik nasional imbas diembargo energi minyak dari Amerika Serikat (AS). Hal ini membuat Kuba gelap gulita saat malam hari.
Foto
Suasana Kuba Kembali Gelap Gulita Imbas Diembargo AS
Warga berjalan di tengah suasana gelap gulita di Havana, Kuba, Selasa (6/7/2026) waktu setempat. Kuba kembali mengalami pemadaman listrik berskala nasional setelah jaringan listrik di seluruh negeri kolaps. (Foto: REUTERS/Norlys Perez)
Padamnya sistem aliran listrik di Kuba merupakan imbas dari embargo energi minyak yang diberlakukan Amerika Serikat (AS) sejak awal 2026. (Foto: REUTERS/Norlys Perez)
Kementerian Energi dan Pertambangan Kuba mengungkapkan matinya aliran listrik di seluruh wilayah negara itu merupakan kejadian ke-3 sepanjang tahun ini. (Foto: REUTERS/Norlys Perez)
Sebuah panel surya diangkut di tengah padamnya aliran listrik di Kuba. Krisis energi di Kuba tidak lepas dari embargo minyak yang diberlakukan Amerika Serikat sejak Januari 2026.Β (Foto: REUTERS/Norlys Perez)
Warga menggunakan cahaya dari senter saat beraktivitas di dalam rumah. Washington juga mengancam akan mengenakan tarif atas impor dari negara-negara yang memasok minyak ke Kuba. (Foto: REUTERS/Norlys Perez)











































