Jakarta - Program MBG tetap dibagikan kepada siswa di berbagai sekolah. Di saat bersamaan, dugaan korupsi pengelolaan anggarannya tengah diusut.
Foto
MBG Tetap Jalan di Tengah Bayang-bayang Korupsi
Sejumlah anak membawa makanan bergizi gratis yang baru tiba di salah satu sekolah kawasan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (4/6/2026). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terus berjalan sebagai salah satu program prioritas pemerintah.
Sejumlah anak membawa makanan bergizi gratis yang baru tiba di salah satu sekolah kawasan Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (4/6/2026). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terus berjalan sebagai salah satu program prioritas pemerintah.
Bagi banyak keluarga, program tersebut membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga di tengah tekanan ekonomi.
Bagi banyak keluarga, program tersebut membantu memenuhi kebutuhan nutrisi anak sekaligus mengurangi beban pengeluaran rumah tangga di tengah tekanan ekonomi.
Bagi para siswaΒ program MBG menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
Bagi para siswaΒ program MBG menjadi bagian dari rutinitas sehari-hari.
Namun, program MBG kini menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung mengusut dugaan korupsi tata kelola anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Namun, program MBG kini menjadi sorotan setelah Kejaksaan Agung mengusut dugaan korupsi tata kelola anggaran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Penyidik telah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta dua mantan wakil kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Penyidik telah menetapkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana serta dua mantan wakil kepala BGN, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Kasus ini menyita perhatian publik karena menyangkut program yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi jutaan anak Indonesia. Dugaan adanya keuntungan besar dari pengelolaan anggaran memicu kritik dari berbagai pihak.
Kasus ini menyita perhatian publik karena menyangkut program yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan gizi jutaan anak Indonesia. Dugaan adanya keuntungan besar dari pengelolaan anggaran memicu kritik dari berbagai pihak.
Meski proses hukum terus berjalan, distribusi MBG masih berlangsung di berbagai sekolah. Masyarakat berharap program tersebut tetap mencapai tujuannya sekaligus diikuti perbaikan tata kelola agar lebih transparan dan akuntabel.
Meski proses hukum terus berjalan, distribusi MBG masih berlangsung di berbagai sekolah. Masyarakat berharap program tersebut tetap mencapai tujuannya sekaligus diikuti perbaikan tata kelola agar lebih transparan dan akuntabel.











































