Jakarta - Jos Ramos-Horta berbagi pandangan soal kepemimpinan dan diplomasi. Ia menekankan pentingnya perdamaian dan kerja sama regional.
Foto
Presiden Timor Leste Bicara Kepemimpinan di Tengah Krisis Global
Presiden Timor-Leste José Ramos-Horta menjadi pembicara dalam ERIA School of Government Leadership Lecture Series di Jakarta, Selasa (2/6/2026). Ia membagikan pengalaman mengenai kepemimpinan, pembangunan bangsa, dan diplomasi di tengah tantangan global.
Mengangkat tema "Leadership in Dangerous Times: Human Rights, Nation Building, and Regional Diplomacy", Ramos-Horta menekankan pentingnya kepemimpinan yang mampu menjawab perubahan zaman. Menurutnya, pembangunan bangsa dan perlindungan hak asasi manusia harus berjalan beriringan.
Ramos-Horta mengulas perjalanan Timor-Leste dari masa konflik hingga meraih kemerdekaan. Ia menilai rekonsiliasi menjadi kunci dalam membangun perdamaian dan kepercayaan antarmasyarakat maupun antarnegara.
Dalam paparannya, ia menegaskan bahwa stabilitas kawasan tidak hanya ditentukan oleh absennya konflik. Dialog dan diplomasi, menurutnya, merupakan instrumen penting untuk menyelesaikan berbagai persoalan secara damai.
Ramos-Horta juga menyoroti hubungan antara Indonesia dan Timor-Leste yang terus berkembang positif. Ia menyebut rekonsiliasi kedua negara sebagai contoh keberhasilan perdamaian yang patut dipelajari.
Menjelang keanggotaan penuh Timor-Leste di ASEAN, Ramos-Horta optimistis negaranya dapat memberi kontribusi bagi kawasan. Forum yang dihadiri diplomat, akademisi, dan pejabat itu turut menegaskan pentingnya kerja sama untuk menjaga stabilitas Asia Tenggara.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































