Bekasi - Kawasan Wisata Air Kalimalang di Kota Bekasi kembali menjadi sorotan setelah sejumlah fasilitas yang belum rampung dibangun sudah terkena aksi vandalisme.
Foto
Wisata Air Kalimalang Belum Rampung, Kontainer Warna-warni Kena Vandalisme
Deretan kontainer warna-warni yang disiapkan sebagai tenant UMKM tampak dicoret di beberapa bagian luar meski kawasan wisata tersebut belum resmi dibuka untuk umum.
Kontainer yang berada di bawah Tol Becakayu, Kecamatan Bekasi Selatan, terlihat dipenuhi coretan pada sisi dinding luar.
Beberapa bagian fasilitas bahkan mulai tampak kotor dan tercoreng tangan jahil sebelum proyek selesai sepenuhnya. Kondisi tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah video dan foto area wisata tersebar luas.
Wisata Air Kalimalang sendiri dikembangkan dengan konsep ruang publik terpadu yang memadukan wisata air, area pedestrian, jembatan ikonik, hingga sentra kuliner UMKM berbasis kontainer modifikasi. Kawasan ini diharapkan menjadi ruang rekreasi baru bagi warga sekaligus pusat aktivitas ekonomi masyarakat.
Warga menyayangkan aksi vandalisme yang merusak fasilitas publik baru di Kota Bekasi. Banyak yang menilai keberadaan coretan tersebut dapat mengurangi estetika kawasan yang sebelumnya diproyeksikan menjadi ikon wisata baru di sepanjang Kalimalang.
Pembangunan dilakukan secara bertahap sejak awal 2026, termasuk penataan pencahayaan dan penyambungan jalur pedestrian di sepanjang bantaran Kalimalang. Deretan kontainer nantinya akan difungsikan sebagai tempat usaha kuliner dan fasilitas pendukung lainnya.
Namun hingga akhir Mei 2026, proyek tersebut belum juga diresmikan karena sejumlah pengerjaan masih berlangsung. Target operasional yang sebelumnya direncanakan pada Mei mengalami kemunduran sambil menunggu penyelesaian pembangunan kawasan secara menyeluruh.











































