Jakarta - Pengerukan Sungai Ciliwung terus dilakukan untuk menjaga aliran air. Upaya ini penting guna mengurangi risiko banjir saat curah hujan tinggi.
Foto
Normalisasi Ciliwung Dikebut, Antisipasi Banjir Jakarta
Pekerja mengoperasikan alat berat ekskavator saat melakukan pengerukan di Sungai Ciliwung kawasan Kebon Melati, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Aktivitas pengerukan lumpur di Kali Kanal Banjir Barat terus dilakukan guna menjaga kapasitas aliran air tetap optimal.
Sejumlah alat berat dikerahkan untuk mengangkat endapan sedimen yang menumpuk di dasar kanal, sehingga aliran air tidak terhambat.
Pengerukan dilakukan secara bertahap sebagai upaya mengurangi risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi melanda wilayah Jakarta.
Dalam pekerjaan tersebut, total volume pengerukan mencapai 179.269 meter kubik, mencerminkan besarnya endapan yang harus diangkat. Pekerjaan difokuskan pada segmen Pintu Air Karet hingga Pintu Air Manggarai dan berlanjut ke kawasan Jalan Kyai Tapa dengan panjang penanganan sekitar 3.850 meter.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































