Bekasi - Tangis keluarga mengiringi pemakaman jurnalis Nur Ainia di Bekasi. Korban tragedi tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur dimakamkan bersama satu korban lain.
Foto
Suasana Duka Pemakaman Korban Tragedi Bekasi Timur
Jenazah korban tragedi Stasiun Bekasi Timur, Nur Ainia Eka Rahmadhyna, disemayamkan di rumah duka di Tambun, Bekasi, Rabu (29/4/2026).
Nur Ainia merupakan jurnalis yang menjadi salah satu dari 15 korban meninggal dalam tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Selasa (27/4/2026).
Setelah dibawa ke rumah duka di Perumahan Griya Asri 2, keluarga, rekan sesama jurnalis, dan sejumlah pejabat publik hadir memberikan doa. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja, serta Direktur Utama Kompas TV Rosianna Silalahi tampak hadir di rumah duka.
Berdasarkan pantauan, jenazah dibawa ke TPU Mangunjaya sekitar pukul 09.00 WIB usai disalatkan di Masjid Nurhidayah.
Suasana haru pecah di area pemakaman saat keluarga tak kuasa menahan tangis ketika Ain dikebumikan.
Ain meninggalkan dua adik yang turut menaburkan bunga di atas makam setelah prosesi pemakaman selesai.
Ain berhasil diidentifikasi di RS Polri sebelum jenazahnya dipulangkan ke keluarganya.
Di lokasi yang sama, satu korban lain dari tragedi tersebut, Arinjani Novitasari, juga dimakamkan.
Arinjani Novitasari dikebumikan setelah diidentifikasi sebagai korban tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur.
Kedua makam berada berdekatan dan keluarga korban tampak bersama-sama memanjatkan doa untuk kedua jenazah.











































