Jakarta - Suasana haru purnabakti Anwar Usman di Gedung MK, Jakarta. Ia meneteskan air mata saat mengakhiri pengabdian 15 tahun sebagai hakim.
Foto
Haru! Anwar Usman Akhiri Pengabdian 15 Tahun di MK dengan Air Mata
Dalam sambutannya, Anwar Usman tampak meneteskan air mata saat mengakhiri masa pengabdiannya selama 15 tahun.
Anwar Usman memulai kariernya sebagai hakim konstitusi sejak 2011 dan genap mengabdi selama satu setengah dekade pada 6 April 2026.
Ia menggambarkan masa purnabaktinya sebagai awal dari lembaran baru dalam kehidupan.Β Acara purnabakti tersebut kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari hakim baru, termasuk Liliek Prisbawono dan Adies Kadir, yang akan melanjutkan estafet tugas di Mahkamah Konstitusi.
Dalam pidatonya, ia menyampaikan rasa syukur sekaligus kelegaan setelah menyelesaikan tugas yang menurutnya penuh tanggung jawab dan tantangan.
Meski mengaku lega, momen perpisahan tersebut tetap terasa emosional mengingat panjangnya perjalanan yang telah dilalui selama bertugas di Mahkamah Konstitusi.
Dalam kesempatan itu, Anwar Usman juga membagikan pengalamannya selama menjabat. Ia menegaskan bahwa menjadi hakim konstitusi bukanlah tugas yang mudah, karena harus menghadapi berbagai tekanan, kritik, serta tuntutan untuk tetap menjaga integritas dan independensi.
Momen perpisahan ini menjadi penanda berakhirnya pengabdian panjang Anwar Usman di lembaga penjaga konstitusi tersebut, sekaligus awal perjalanan baru dalam kehidupannya setelah purnabakti.










































