Washington - Demonstrasi pecah usai Trump setujui gencatan senjata dua minggu, kurang dari dua jam sebelum ultimatum pembukaan Selat Hormuz.
Foto
Protes di Washington Usai Ultimatum Iran dan Gencatan Senjata AS
Demonstran berkumpul di luar Gedung Putih di Washington, D.C., AS., memprotes kebijakan militer Amerika Serikat terhadap Iran di tengah eskalasi konflik. REUTERS/Nathan Howard
Aksi terjadi setelah Donald Trump menyatakan menyetujui gencatan senjata dua minggu dengan Iran sebagai bagian dari upaya negosiasi yang dimediasi Pakistan. REUTERS/Nathan Howard
Demonstran menggunakan topeng wajah presiden AS selama aksi. Pengumuman tersebut disampaikan kurang dari dua jam sebelum tenggat yang ditetapkan AS bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan besar. REUTERS/Evelyn Hockstein
Sebelumnya, Trump mengancam akan menyerang infrastruktur sipil Iran, termasuk jembatan dan pembangkit listrik, jika tuntutan tidak dipenuhi. REUTERS/Nathan Howard
Selat Hormuz menjadi pusat konflik karena sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati jalur tersebut, menjadikannya titik strategis global. REUTERS/Nathan Howard
Perang yang dimulai pada 28 Februari 2026 oleh serangan AS dan Israel terhadap Iran telah memasuki minggu keenam saat protes berlangsung. REUTERS/Nathan Howard
Data terbaru menunjukkan konflik ini telah menewaskan lebih dari 5.000 orang di kawasan, termasuk korban di Iran dan negara-negara sekitarnya. REUTERS/Nathan Howard
Gencatan senjata dua minggu dirancang sebagai langkah awal menuju negosiasi lebih luas, dengan syarat utama Iran membuka kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz. REUTERS/Evelyn Hockstein
Aksi di Washington mencerminkan reaksi publik terhadap eskalasi konflik dan kekhawatiran atas potensi serangan terhadap infrastruktur sipil serta meningkatnya korban jiwa. REUTERS/Nathan Howard











































