Jakarta - Ruang pejalan kaki di Bundaran HI menyempit akibat proyek. Kondisi ini membuat warga harus bergantian melintas di jalur terbatas.
Foto
Ruang Pejalan Kaki Tergerus Proyek, Trotoar Bundaran HI Kian Sempit
Sejumlah warga terlihat harus melintasi lorong sempit pada trotoar di kawasan Bundaran HI, Jakarta, karena sebagian area pejalan kaki ditutup pembatas proyek.
Lorong tersebut merupakan sisa ruang trotoar yang masih dapat dilalui. Kondisi ini membuat lebar jalur pejalan kaki menyusut drastis dibandingkan sebelumnya. Akibatnya, warga tidak dapat berjalan leluasa dan harus memperlambat langkah, bahkan bergantian saat berpapasan di jalur yang terbatas.
Pada waktu tertentu, terutama saat arus pejalan meningkat, situasi di lokasi menjadi semakin padat. Sejumlah pejalan kaki tampak berhati-hati saat melintasi area tersebut demi menghindari saling bersenggolan di ruang yang sempit.
Keterbatasan ruang ini dinilai mengurangi kenyamanan pengguna trotoar.
Selain itu, faktor keamanan juga menjadi perhatian, mengingat kepadatan yang terjadi berpotensi menimbulkan risiko, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.
Meski proyek masih berlangsung, warga berharap adanya pengaturan yang lebih baik dari pihak terkait agar aktivitas berjalan kaki tetap aman dan nyaman, khususnya di kawasan yang menjadi salah satu pusat aktivitas masyarakat tersebut.











































