Jakarta - Pendatang baru ke Jakarta meningkat pascalebaran. Pemprov DKI menggencarkan pendataan dan perekaman KTP demi tertib administrasi kependudukan.
Foto
Pendatang Baru Membeludak, Pemprov DKI Gencarkan Pendataan dan Perekaman KTP
Pendataan dilakukan di berbagai wilayah melalui layanan jemput bola yang menyasar langsung permukiman warga. Salah satunya digelar di Sekretariat RW 02 Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta, Senin (6/4/2026).
Warga yang baru tiba di Jakarta tampak antusias mengikuti proses pendaftaran dan pendataan yang dilakukan oleh petugas Suku Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Selain pendataan, layanan tersebut juga dimanfaatkan warga untuk melakukan perekaman data pembuatan KTP. Langkah ini diharapkan dapat mempermudah pendatang baru dalam mengurus dokumen administrasi sekaligus mendukung validitas data kependudukan di Jakarta. Β
Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil DKI Jakarta, jumlah pendatang baru sejak awal April 2026 mencapai 1.776 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 891 orang merupakan laki-laki dan 885 lainnya perempuan, dengan komposisi yang relatif seimbang.
Mayoritas pendatang baru berada pada kelompok usia produktif, yakni antara 15 hingga 64 tahun. Kondisi ini menunjukkan tingginya arus urbanisasi ke Jakarta setelah libur Lebaran, yang didorong oleh pencarian peluang kerja dan peningkatan taraf hidup.
Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan terus mengintensifkan pendataan guna memastikan seluruh pendatang tercatat secara resmi, sekaligus mencegah potensi permasalahan sosial akibat administrasi kependudukan yang tidak tertib.










































