Jakarta - Pengerahan alat berat backhoe spider dilakukan guna mempercepat pemasangan kayu dolken di lokasi turap longsor Kali Baru.
Foto
Penanganan Turap Longsor Kali Baru Dikebut dengan Bantuan Alat Berat
Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (SDA) Kecamatan Kramat Jati terus menggenjot perbaikan turap longsor di bantaran Kali Baru, RT 03/02, Kelurahan Batu Ampar, Jakarta Timur. Hingga Kamis (26/3/2026), progres pekerjaan fisik di lokasi dilaporkan telah mencapai sekitar 70 persen.
Percepatan penanganan dilakukan menyusul dampak longsor yang cukup signifikan di kawasan tersebut. Turap yang ambles membuat kondisi bantaran kali menjadi tidak stabil dan membahayakan lingkungan sekitar.
Longsor dilaporkan terjadi sepanjang kurang lebih 15 meter. Peristiwa ini juga menyebabkan akses jalan inspeksi yang biasa digunakan warga sebagai jalur alternatif menjadi terputus.
Akibatnya, mobilitas warga dan pengendara motor sempat terganggu karena tidak bisa melintasi jalur tersebut. Jalan inspeksi itu selama ini menjadi akses penting bagi aktivitas harian masyarakat setempat.
Untuk mempercepat proses penanganan, petugas mengerahkan satu unit alat berat jenis backhoe spider ke lokasi. Alat ini digunakan untuk membantu pemasangan kayu dolken sebagai penahan sementara pada struktur tanah yang longsor.
Selain itu, backhoe spider juga difungsikan untuk membantu memadatkan tanah yang ambles. Langkah ini dilakukan guna memperkuat area terdampak sebelum masuk ke tahap perbaikan lanjutan.
Petugas menyebut kondisi turap yang longsor tergolong cukup parah. Bagian yang mengalami kerusakan memiliki panjang sekitar 10 meter, dengan kedalaman mencapai 2 meter dan lebar antara 1 hingga 1,5 meter.
Sebanyak 10 personel Satuan Tugas (Satgas) SDA dikerahkan untuk menangani perbaikan di lapangan. Mereka bekerja secara teknis untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal dan sesuai target.
Diketahui, peristiwa longsor terjadi pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 16.30 WIB. Kejadian itu dipicu oleh kondisi tanah yang tidak stabil di bantaran kali.
Selain merusak turap, longsor juga berdampak pada sebuah bangunan di sekitar lokasi. Bangunan tersebut ikut terperosok ke dasar Kali Baru dan menyebabkan penyumbatan pada sistem drainase.











































