Iran - Ratusan kapal berlabuh di sekitar Selat Hormuz usai Iran menutup jalur tersebut. Penutupan ini mengganggu distribusi minyak dan gas dunia.
Foto
Potret Selat Hormuz, Jalur Minyak Dunia yang Kini Ditutup Iran
Selat Hormuz yang menjadi salah satu jalur vital energi dan perdagangan dunia itu dilaporkan ditutup sepenuhnya oleh Iran pascaserangan gabungan Amerika Serikat dan Israel. REUTERS/Nicolas Economou
Akibatnya, sejumlah pemilik kapal tanker, perusahaan minyak besar, dan perusahaan perdagangan menangguhkan pengiriman minyak mentah, bahan bakar, serta gas alam cair. REUTERS/Nicolas Economou
Citra satelit pelacak kapal menunjukkan armada menumpuk di dekat pelabuhan besar seperti Fujairah, Uni Emirat Arab, tanpa melintasi selat tersebut. Dok. Soar Earth
Menurut Encyclopaedia Britannica, Selat Hormuz membentang sekitar 990 kilometer dengan lebar 55 hingga 340 kilometer dan terletak di antara Oman dan Iran, menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman serta Laut Arab. REUTERS/Nicolas Economou
Lebih dari 20 persen ekspor minyak dan gas alam cair global melintasi jalur ini, terutama dari Iran, Irak, Kuwait, Qatar, dan Uni Emirat Arab menuju negara-negara Asia seperti China, India, Jepang, serta Korea Selatan. REUTERS/Nicolas Economou
Bersama Selat Malaka yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik, Selat Hormuz menjadi salah satu titik paling krusial dalam rantai pasok energi dunia. REUTERS/Nicolas Economou











































