Ucapan duka datang dari berbagai tokoh nasional, di antaranya Presiden Prabowo Subianto, Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-6 Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Rangkaian bunga tampak berjajar di sekitar rumah duka sebagai ungkapan belasungkawa atas wafatnya Eyang Meri.
Karangan bunga dari para tokoh tersebut menambah suasana haru di rumah duka.
Suasana khidmat menyelimuti prosesi persemayaman jenazah Eyang Meri yang disemayamkan di kediaman duka sebelum dimakamkan.
Jenazah Eyang Meri direncanakan dimakamkan di Makam Giri Tama, Tajur Halang, Kabupaten Bogor, berdampingan dengan makam almarhum Jenderal Hoegeng.
Sejak pagi, pelayat silih berganti mendatangi rumah duka untuk menyampaikan doa dan belasungkawa kepada keluarga.
Pihak keluarga menyampaikan terima kasih atas doa, perhatian, serta dukungan yang diberikan oleh para pelayat dan tokoh yang hadir.