Serangan Rusia Menggila, Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Metro di Tengah Suhu Ekstrem

Foto

Serangan Rusia Menggila, Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Metro di Tengah Suhu Ekstrem

Rengga Sancaya - detikNews
Selasa, 03 Feb 2026 12:45 WIB

Kyiv - Serangan rudal dan drone Rusia kembali mengguncang Kyiv, Ukraina. Dentuman ledakan memaksa warga mencari perlindungan ke stasiun metro bawah tanah.

Serangan rudal dan drone Rusia kembali mengguncang Kyiv, Ukraina, pada Selasa (3/2/2026) dini hari. Dentuman ledakan memaksa warga mencari perlindungan ke stasiun metro bawah tanah, yang sejak awal perang kerap difungsikan sebagai tempat berlindung dari serangan udara. REUTERS/Alina Smutko
Dentuman ledakan memaksa warga mencari perlindungan ke stasiun metro bawah tanah, yang sejak awal perang kerap difungsikan sebagai tempat berlindung dari serangan udara.Β REUTERS/Alina Smutko
Serangan rudal dan drone Rusia kembali mengguncang Kyiv, Ukraina, pada Selasa (3/2/2026) dini hari. Dentuman ledakan memaksa warga mencari perlindungan ke stasiun metro bawah tanah, yang sejak awal perang kerap difungsikan sebagai tempat berlindung dari serangan udara. REUTERS/Alina Smutko
Di tengah situasi mencekam, warga harus bertahan dalam kondisi suhu ekstrem yang turun hingga di bawah minus 20 derajat Celsius.Β REUTERS/Alina Smutko
Serangan rudal dan drone Rusia kembali mengguncang Kyiv, Ukraina, pada Selasa (3/2/2026) dini hari. Dentuman ledakan memaksa warga mencari perlindungan ke stasiun metro bawah tanah, yang sejak awal perang kerap difungsikan sebagai tempat berlindung dari serangan udara. REUTERS/Alina Smutko
Anak-anak dan lansia terlihat berada di antara kerumunan, berusaha menghangatkan tubuh di ruang bawah tanah yang dingin. Stasiun metro di Kyiv kembali menjadi simbol ketahanan warga sipil, tempat mereka berteduh dari perang dan cuaca ekstrem sekaligus. REUTERS/Alina Smutko
Serangan rudal dan drone Rusia kembali mengguncang Kyiv, Ukraina, pada Selasa (3/2/2026) dini hari. Dentuman ledakan memaksa warga mencari perlindungan ke stasiun metro bawah tanah, yang sejak awal perang kerap difungsikan sebagai tempat berlindung dari serangan udara. REUTERS/Alina Smutko
Di tengah dingin membekukan dan suara sirene, warga Kyiv berusaha bertahan, berharap malam panjang itu segera berlalu.Β REUTERS/Alina Smutko
Serangan rudal dan drone Rusia kembali mengguncang Kyiv, Ukraina, pada Selasa (3/2/2026) dini hari. Dentuman ledakan memaksa warga mencari perlindungan ke stasiun metro bawah tanah, yang sejak awal perang kerap difungsikan sebagai tempat berlindung dari serangan udara. REUTERS/Alina Smutko
Beberapa warga tampak memanfaatkan waktu berlindung dengan memeriksa ponsel, memantau informasi terkini, atau menghubungi anggota keluarga. Β REUTERS/Alina Smutko
Serangan rudal dan drone Rusia kembali mengguncang Kyiv, Ukraina, pada Selasa (3/2/2026) dini hari. Dentuman ledakan memaksa warga mencari perlindungan ke stasiun metro bawah tanah, yang sejak awal perang kerap difungsikan sebagai tempat berlindung dari serangan udara. REUTERS/Alina Smutko
Sejumlah orang terlihat membawa selimut, duduk berdesakan, bahkan tidur di lantai stasiun metro demi menyelamatkan diri dari ancaman serangan lanjutan. REUTERS/Alina Smutko
Serangan Rusia Menggila, Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Metro di Tengah Suhu Ekstrem
Serangan Rusia Menggila, Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Metro di Tengah Suhu Ekstrem
Serangan Rusia Menggila, Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Metro di Tengah Suhu Ekstrem
Serangan Rusia Menggila, Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Metro di Tengah Suhu Ekstrem
Serangan Rusia Menggila, Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Metro di Tengah Suhu Ekstrem
Serangan Rusia Menggila, Warga Kyiv Berlindung di Stasiun Metro di Tengah Suhu Ekstrem


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads