Kyiv Bergerak Cepat Sediakan Shelter Hangat di Tengah Serangan dan Suhu Ekstrem

Foto

Kyiv Bergerak Cepat Sediakan Shelter Hangat di Tengah Serangan dan Suhu Ekstrem

Tripa Ramadhan - detikNews
Senin, 26 Jan 2026 18:45 WIB

Kyiv - Pemerintah Kota Kyiv buka tambahan tempat perlindungan hangat setelah serangan Rusia lumpuhkan pasokan energi. Ribuan bangunan terdampak di tengah suhu ekstrem.

Residents stand next to tents of a government-run humanitarian aid point, where residents can warm up, charge their devices, get hot drinks and psychological support, installed next to apartment buildings during a power blackout after critical civil infrastructure was hit by recent Russian missile and drone strikes, amid Russia's attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine, January 25, 2026. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Warga berdiri di samping tenda-tenda pusat bantuan kemanusiaan yang dikelola pemerintah di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina. Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Residents stand next to tents of a government-run humanitarian aid point, where residents can warm up, charge their devices, get hot drinks and psychological support, installed next to apartment buildings during a power blackout after critical civil infrastructure was hit by recent Russian missile and drone strikes, amid Russia's attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine, January 25, 2026. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Warga berkumpul di tempat perlindungan hangat sementara di Kyiv setelah ratusan bangunan kehilangan listrik, air, dan pemanas di tengah suhu minus derajat Celcius. Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Residents stand next to tents of a government-run humanitarian aid point, where residents can warm up, charge their devices, get hot drinks and psychological support, installed next to apartment buildings during a power blackout after critical civil infrastructure was hit by recent Russian missile and drone strikes, amid Russia's attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine, January 25, 2026. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Dalam tenda hangat darurat, warga dapat menghangatkan diri, mengisi daya perangkat mereka, mendapatkan minuman panas, dan dukungan psikologis. Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Residents stand next to tents of a government-run humanitarian aid point, where residents can warm up, charge their devices, get hot drinks and psychological support, installed next to apartment buildings during a power blackout after critical civil infrastructure was hit by recent Russian missile and drone strikes, amid Russia's attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine, January 25, 2026. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Petugas membagikan makanan hangat dan obat-obatan kepada warga rentan di salah satu pusat perlindungan darurat. Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Residents stand next to tents of a government-run humanitarian aid point, where residents can warm up, charge their devices, get hot drinks and psychological support, installed next to apartment buildings during a power blackout after critical civil infrastructure was hit by recent Russian missile and drone strikes, amid Russia's attack on Ukraine, in Kyiv, Ukraine, January 25, 2026. REUTERS/Valentyn Ogirenko
Aktivitas warga di pusat penghangat darurat Kyiv yang disiapkan beroperasi 24 jam untuk membantu masyarakat bertahan dari cuaca dingin ekstrem. Rusia melancarkan serangan besar lainnya terhadap sistem energi Ukraina pada dini hari Sabtu, mengguncang Kyiv dengan ledakan sepanjang malam dan menyebabkan 1,2 juta properti tanpa listrik di seluruh negeri selama musim dingin yang sangat dingin. Foto: REUTERS/Valentyn Ogirenko
Kyiv Bergerak Cepat Sediakan Shelter Hangat di Tengah Serangan dan Suhu Ekstrem
Kyiv Bergerak Cepat Sediakan Shelter Hangat di Tengah Serangan dan Suhu Ekstrem
Kyiv Bergerak Cepat Sediakan Shelter Hangat di Tengah Serangan dan Suhu Ekstrem
Kyiv Bergerak Cepat Sediakan Shelter Hangat di Tengah Serangan dan Suhu Ekstrem
Kyiv Bergerak Cepat Sediakan Shelter Hangat di Tengah Serangan dan Suhu Ekstrem


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini