Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global

Foto

Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global

Rafida Fauzia - detikNews
Sabtu, 10 Jan 2026 09:00 WIB

Venezuela - Presiden Venezuela Nicols Maduro ditangkap AS dalam operasi militer di Caracas. Peristiwa ini memicu kecaman global, protes lintas negara, dan sorotan hukum.

Captured Venezuelan President Nicolas Maduro arrives at the Downtown Manhattan Heliport, as he heads towards the Daniel Patrick Manhattan United States Courthouse for an initial appearance to face U.S. federal charges including narco-terrorism, conspiracy, drug trafficking, money laundering and others in New York City, U.S., January 5, 2026. REUTERS/Eduardo Munoz

Pada 3 Januari 2026, Presiden Venezuela NicolΓ‘s Maduro ditangkap oleh pasukan khusus Amerika Serikat dalam operasi militer di Caracas dan langsung dibawa ke New York untuk menghadapi tuduhan pidana di pengadilan federal AS. REUTERS/Eduardo Munoz

Presiden Venezuela Nicolas Maduro saat ditangkap mengenakan sweater Nike Tech Fleece.

AS menuding Maduro terlibat dalam jaringan narkotika internasional, termasuk perdagangan kokain skala besar yang memasuki wilayah AS, serta terorisme melalui jaringan kriminal transnasional. Dok. X

A still image from video posted by the White House's Rapid Response 47 account on X.com, which originated from the @PaulDMauro account, shows Venezuela's President Nicolas Maduro being walked in custody down a hallway at the offices of the U.S. Drug Enforcement Administration (DEA) in New York City, U.S., January 3, 2026. @RapidResponse47/Handout via REUTERS THIS IMAGE HAS BEEN SUPPLIED BY A THIRD PARTY. MANDATORY CREDIT.NO RESALES. NO ARCHIVES.

Penangkapan ini dilakukan melalui operasi militer tanpa mandat internasional, menimbulkan pro dan kontra tajam di panggung global karena dianggap melanggar kedaulatan Venezuela. @RapidResponse47/HO via REUTERS

Presiden Venezuela Nicholas Maduro (AP News)

Maduro mengaku masih sebagai presiden yang sah di pengadilan AS dan menolak tuduhan tersebut dengan menyebut penangkapan itu sebagai β€œpenculikan ilegal.” AP Photo

Parlemen Venezuela resmi dilantik untuk masa jabatan baru di tengah gejolak politik nasional, Senin (5/1/2026). Pelantikan berlangsung di Gedung Majelis Nasional, Caracas, menyusul penangkapan Presiden Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, setelah Amerika Serikat melancarkan serangan ke negara tersebut. REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria

Setelah penangkapan, Wakil Presiden Delcy RodrΓ­guez dilantik sebagai presiden sementara untuk menjaga kesinambungan pemerintahan di tengah krisis. REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria

Ribuan warga menggelar aksi protes menentang serangan Amerika Serikat dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro di kota Brasil. REUTERS/Tita Baros

Kondisi di dalam negeri relatif tenang meski ada protes loyalis Maduro di beberapa titik dan kekhawatiran atas stabilitas politik jangka panjang. REUTERS/Tita Barros

People carry a giant Venezuelan flag, as they attend a march calling for release of Venezuela's President Nicolas Maduro, after he and his wife Cilia Flores were captured following U.S. strikes on Venezuela, in Caracas, Venezuela January 4, 2026. REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria

Pemerintah sementara juga mulai membebaskan tahanan politik sebagai bagian dari upaya rekonsiliasi nasional dan kerja sama dengan AS. Selain itu, Kongres AS mempertimbangkan resolusi untuk membatasi langkah militer lebih lanjut karena operasi ini memicu kritik luas dan debat tentang legalitasnya. REUTERS/Leonardo Fernandez Viloria

An activist, wearing a cutout mask depicting U.S. President Donald Trump and is tied with a rope, kneels next to a container with the words,

Banyak negara dan pakar hukum internasional mengutuk penangkapan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan ancaman terhadap prinsip kedaulatan negara. REUTERS/Kim Hong-Ji

Massa aksi menggelar unjuk rasa di kawasan depan Kedutaan Besar Amerika Serikat, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).Β  Dalam aksi tersebut, para peserta demonstrasi menyuarakan dukungan terhadap Venezuela sekaligus mengecam kebijakan Amerika Serikat yang mereka nilai sebagai bentuk intervensi politik.

Di Indonesia, ratusan massa dari berbagai organisasi seperti HMI dan kelompok buruh menggelar aksi di depan Kedutaan Besar AS di Jakarta, mengecam agresi militer dan mendesak pembebasan Maduro serta sidang darurat PBB. Pradita Utama/detikcom

Law enforcement officials move captured Venezuelan President Nicolas Maduro and his wife Cilia Flores out of the helicopter, as Maduro heads towards the Daniel Patrick Manhattan United States Courthouse for an initial appearance to face U.S. federal charges including narco-terrorism, conspiracy, drug trafficking, money laundering and others in New York City, U.S., January 5, 2026. REUTERS/Adam Gray

Aksi protes global ini mencerminkan kekhawatiran luas bahwa penangkapan kepala negara oleh kekuatan asing dapat menimbulkan preseden berbahaya dan mengancam tata hukum internasional yang melindungi kedaulatan negara. REUTERS/Adam Gray

Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global
Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global
Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global
Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global
Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global
Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global
Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global
Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global
Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global
Bingkai Sepekan: Penangkapan Presiden Venezuela oleh AS Guncang Politik Global


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads