Amerika Serikat - Warga dan tokoh komunitas berkumpul di Minneapolis, menggelar doa bersama dan peringatan bagi seorang perempuan yang tewas ditembak di dalam mobilnya.
Foto
Suasana Duka Menyelimuti Warga Minneapolis Setelah Tragedi Penembakan
Jaylani Hussein, Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Relations (CAIR-MN) cabang Minnesota, berbicara di samping para aktivis dan tokoh masyarakat saat aksi solidaritas (vigil) untuk seorang wanita berusia 37 tahun yang ditembak di dalam mobilnya oleh agen imigrasi AS, menurut keterangan pejabat lokal dan federal, di Minneapolis, Minnesota, Rabu (7/1/2026). REUTERS/Tim Evans
Peserta aksi solidaritas ini membawa poster dan berkumpul di lokasi penembakan di kawasan Portland Avenue dan East 34th Street, menyusul insiden fatal yang melibatkan agen U.S. Immigration and Customs Enforcement (ICE). REUTERS/Tim Evans
Warga berdiri mengelilingi memorial darurat yang dipenuhi lilin, bunga, dan pesan duka, sehari setelah penembakan yang terjadi saat operasi penegakan imigrasi federal. REUTERS/Tim Evans
Salib dan poster peringatan ditempatkan di lokasi kejadian sebagai bagian dari vigil untuk Renee Nicole Good, di tengah tuntutan penyelidikan atas penggunaan senjata oleh agen ICE. REUTERS/Tim Evans
Seorang peserta vigil memegang tasbih dan berdoa dalam acara doa bersama yang dihadiri keluarga, sahabat, dan aktivis hak sipil. REUTERS/Tim Evans
Warga menyalakan lilin tambahan di memorial, sementara pejabat kota dan komunitas setempat menyerukan klarifikasi serta penyelidikan independen terkait penembakan tersebut. REUTERS/Tim Evans











































