Warga Kramat Jati Resah, Bau Sampah Pasar Kian Menyengat

Foto

Warga Kramat Jati Resah, Bau Sampah Pasar Kian Menyengat

Mohammad Farrel - detikNews
Kamis, 08 Jan 2026 14:00 WIB

Jakarta - Warga yang bermukim di sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan bau sampah yang kian menyengat dan mengganggu aktivitas harian.

Warga yang bermukim di sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan bau sampah yang kian menyengat dan mengganggu aktivitas harian. Kondisi tersebut dirasakan semakin parah pada Kamis (8/1/2026), ketika tumpukan sampah di kawasan pasar terlihat menggunung dan aroma tak sedap tercium hingga ke permukiman warga.
Kondisi tersebut dirasakan semakin parah pada Kamis (8/1/2026), ketika tumpukan sampah di kawasan pasar terlihat menggunung dan aroma tak sedap tercium hingga ke permukiman warga.
Warga yang bermukim di sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan bau sampah yang kian menyengat dan mengganggu aktivitas harian. Kondisi tersebut dirasakan semakin parah pada Kamis (8/1/2026), ketika tumpukan sampah di kawasan pasar terlihat menggunung dan aroma tak sedap tercium hingga ke permukiman warga.
Bau menyengat biasanya muncul saat proses pembongkaran sampah atau ketika hujan turun. Aroma busuk dari sampah pasar bahkan dapat tercium hingga sekitar 200 meter dari lokasi Pasar Induk Kramat Jati.
Warga yang bermukim di sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan bau sampah yang kian menyengat dan mengganggu aktivitas harian. Kondisi tersebut dirasakan semakin parah pada Kamis (8/1/2026), ketika tumpukan sampah di kawasan pasar terlihat menggunung dan aroma tak sedap tercium hingga ke permukiman warga.
Persoalan bau sampah di Pasar Induk Kramat Jati bukanlah hal baru. Kondisi serupa sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan kerap berulang ketika tumpukan sampah kembali menumpuk tanpa pengelolaan yang optimal.
Warga yang bermukim di sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan bau sampah yang kian menyengat dan mengganggu aktivitas harian. Kondisi tersebut dirasakan semakin parah pada Kamis (8/1/2026), ketika tumpukan sampah di kawasan pasar terlihat menggunung dan aroma tak sedap tercium hingga ke permukiman warga.
Dalam beberapa waktu terakhir, volume sampah di kawasan pasar terlihat semakin tinggi. Situasi ini diperparah oleh terhambatnya proses pengangkutan sampah, salah satunya akibat kendala akses menuju Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Bantar Gebang.
Warga yang bermukim di sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan bau sampah yang kian menyengat dan mengganggu aktivitas harian. Kondisi tersebut dirasakan semakin parah pada Kamis (8/1/2026), ketika tumpukan sampah di kawasan pasar terlihat menggunung dan aroma tak sedap tercium hingga ke permukiman warga.
Sampah yang menumpuk didominasi sisa sayuran busuk hasil aktivitas jual beli di pasar. Jenis sampah ini menimbulkan aroma yang jauh lebih menyengat dibanding sampah rumah tangga biasa, sehingga menambah ketidaknyamanan bagi warga sekitar.
Warga yang bermukim di sekitar Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, mengeluhkan bau sampah yang kian menyengat dan mengganggu aktivitas harian. Kondisi tersebut dirasakan semakin parah pada Kamis (8/1/2026), ketika tumpukan sampah di kawasan pasar terlihat menggunung dan aroma tak sedap tercium hingga ke permukiman warga.
Warga berharap pengelola Pasar Induk Kramat Jati bersama instansi terkait segera mengambil langkah konkret untuk membenahi sistem pengelolaan sampah. Mereka meminta agar penanganan dilakukan secara lebih rutin dan terkoordinasi, sehingga tidak lagi berdampak pada kesehatan dan kenyamanan lingkungan permukiman.
Warga Kramat Jati Resah, Bau Sampah Pasar Kian Menyengat
Warga Kramat Jati Resah, Bau Sampah Pasar Kian Menyengat
Warga Kramat Jati Resah, Bau Sampah Pasar Kian Menyengat
Warga Kramat Jati Resah, Bau Sampah Pasar Kian Menyengat
Warga Kramat Jati Resah, Bau Sampah Pasar Kian Menyengat
Warga Kramat Jati Resah, Bau Sampah Pasar Kian Menyengat


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads